Giat Ops Zebra 2018, Satlantas Polres Trenggalek Gelar Lomba Mewarna

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Berbagai ide dan inovasi yang dilakukan Satlantas Polres Trengggalek dalam mensosialisasikan tata tertib lalulintas di usia dini. Salah satunya menggelar lomba mewarnai yang diikuti ratusan siswa tingkat TK atau Paud se- Kabupaten Trenggalek, Minggu (4/11/2018).

Antusias para siswa terlihat pada saat mengikuti lomba yang dilaksanakan di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek. Pada kesempatan itu, jajaran Satlantas yang dipimpin Kanit Dikyasa edukasikan tertib berlalulintas, baik terhadap wali murid maupun peserta lomba.

Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Suprihanto mengatakankan, kegiatan ini merupakan dalam rangka memperingati Hari Santri 2018, sekaligus memberikan sosialisasi tentang pelaksanaan  operasi Zebra Semeru 2108.

“ Pada kegiatan lomba mewarnai tingkat TK/Paud ini, kita sosialisasikan tentang pelaksanaan Ops Zebara Semeru yang di gelar selama 14 dan dimulai tanggal 30 Oktober hingga 12 Nopember 2018. Dan yang perlu dipahami dan di mengerti ada tujuh  prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran operasi,’’ ucapnya.

Disampaikan Suprihanto, walaupun Operasi Zebra Semeru 2018 ini prioritasnya penegakan hukun, Satlantas Polres Trenggalek juga gencar melaksanakan kegiatan preemtif dan preventif secara selektif prioritas khususnya bidang lalu lintas.

Tujuh prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran Ops ini yakni, saat mengemudi menggunakan handpone, melawan arus, berboncengan lebih dari satu orang, pengemudi di bawah umur, pengemudi dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helmSNI, melebihi batas kecepatan dan pengemudi mengkonsumsi alkohol atau narkoba.

“ Jadilah pelopor berlalu lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan, mencegah pelanggaran dan meminimalisir kecelakaan lalu lintas. Stop pelanggaran, stop kecelakaan demi keselamatan untuk manusia,’’ tuturnya.

Sementara Kanitdikyasa Satlantas Iptu Agustyo menjelaskan, kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan jajaran Satlantas Polres Trenggalek sangat efektif. Disisi lain petugas bisa bertatap muka dan memperkenalkan tugas- tugas kepolisian serta tata tertib lalu lintas pada usia dini.

“ Sosialisasi ini tujuannya untuk menekan pelanggaran dan angka kecelakaan lalu lintas. Namun demikian tidak serta merta diserah kepada kepolisian, harus ada perhatian dan komitmen kuat dari semua pihak khususnya orang tua dan sekolah. Mari kita selamatkan generasi bangsa jangan sampai anak-anak kita menjadi korban kecelakaan lalu lintas,’’ pungkasnya.(sup/ham)