Perantara Tilep Uang Pembayaran Pembelian Tanah, Pembeli Lapor Polisi

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Menjual tanah milik orang lain, Suherianto (48) warga Desa Banjarmadu RT/RW 01/03 Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan harus berurusan dengan polisi dan harus mendekam di bilik jeruji besi tahanan Polsek Sukodadi, mulai Sabtu (3/11/2018) sore.

Dia dilaporkan oleh korban Nurul Misbah, SH Pegawai Negeri Sipil warga Dusun Sukolilo Desa/Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan karena telah melakukan tindak penipuan menjual tanah milik orang lain.

Kasubbag Humas Polres Lamongan Kompol Harmudji, mengatakan, korban melaporkan ke Polsek Sukodadi pada Selasa (30/10/2018), setelah dilakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi dan pelaku. Akhirnya pelaku mengakauinya telah menjual sebidang tanah milik Cik Lin dan uang hasil penjualan digunakan untuk pribadi dan ditetapkan menjadi tersangka.

“Tersangka melakukan tindak pidana penipuan dengan cara menjualkan tanah milik Lina Ferlijawati alias Cik Lin warga Jalan Kombes Pol M. Duriat, Lamongan Kota kepada korban. Setelah menerima uang penjualan tanah, uangnya tidak diserahkan kepemilik tanah,” Ungkap Kasubbag Humas Polres Lamongan Kompol Harmudji, Minggu (4/11/2018) saat dikonfirmasi.

Harmudji melanjutkan, kejadian itu bermula pertuan pelaku dan korban di rumah Suwoto Kepala Desa Madulegi tepatnya di Dusun Cuping Desa Madulegi Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan. Pada waktu itu tersangka menawarkan sebidang tanah yang berada di Dusun Cuping Desa Madulegi Milik Cik Lin kepada korban.

“Tersangka menawarkan sebidang tanah milik Cik Lin kepada korban dengan harga Rp 80 juta,” ujar Harmudji.

Setelah terjadi kesepakatan dengan Harga Rp 80 juta lanjut Harmudji, korban memberikan uang muka sebagai uang jadi kepada tersangka sebesar Rp 5 juta . Kemudian beberapa hari lanjutnya korban memberi uang kepada tersangka sebesar Rp 30 juta dan Rp 20 juta. Setelah itu korban mendatangi pemilik tanah dan menanyakan surat-surat tanah yang akan dibeli korban dan sekaligus membicarakan kekurangan pembayaran pembelian tanah tersebut.

“Ternyata pemilik tanah memberitahukan kepada korban, bahwa dirinya tidak pernah menerima uang dari tersangka. Korban merasa ditipu oleh tersangka, akhirnya perkara tersebut di laporkan ke Polsek Sukodadi,” tukasnya.

Jurnalis: omdik/ferry
Editor : Arso