Lupa Tidak Dikunci, Pemilik Warung di Trenggalek harus Kehilangan Motor 

Polisi sedang olah TKP atas kehilangan motor milik Kasiati, (61) warga Desa Wonoanti Kec. Gandusari Kab. Trenggalek. 

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Kasiati, (61), warga Desa Wonoanti Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, harus merelakan sepeda motornya jenis matic warna merah-putih bernopol AG 5899 YAG digondol maling persis di depan rumah yang sekaligus menjadi warung sebagai tempat usahanya.

Akibatnya, korban mengalami kerugian puluhan juta akibat kelalaiannya yang tidak mengunci sepeda motor satu-satunya itu, Selasa (6/11/2018).

Polisi kini masih memburu pelaku dan mendengarkan keterangan beberapa saksi yang dimungkinkan mengetahui kejadian tersebut.

Menurut Kasiati (korban) mengatakan, berawal sepeda motor tersebut seperti biasa diparkir di depan warung sekaligus rumahnya. Setelah itu di tinggal masuk warung untuk melayani pembeli. Pada saat sedang diparkir kondisi motor tidak dikunci gondok, namun kunci atau kontaknya dicabut.

“ Motor saya yang hilang posisinya saat itu sedang parkir di teras warung ini serta STNK juga didalam jok. Namun tidak di kunci gondok hanya saya cabut kuncinya saja,’’ ucapnya.

Pada saat kejadian, lanjutnya, cuaca sedang turun hujan sehingga banyak orang yang hanya sekedar berteduh atau membeli makanan sambil menunggu hujan reda. Dikarenakan banyaknya pengunjung, jadi tidak bisa menghafal siapa yang datang.

“ Ketika itu dari dalam rumah, kami melihat ada orang yang mendorong sepeda motor ke arah barat, namun saat itu saya pikir motor tersebut kehabisan bahan bakar. Dan tidak menyadari kalau itu dimungkinkan motor saya yang dibawa kabur maling,’’ jelasnya.

Sementara Wakapolsek Gandusari Ipda Sumitro saat dikonfirmasi di tempat kejadian perkara (TKP) membenarkan peristiwa hilangnya sepeda motor tersebut. Untuk sementara petugas sedang masih menggali informasi, baik pemilik kendaraan maupun saksi lain.

“ Memang benar telah terjadi pencurian sepeda motor (Ranmor) di jalan Trenggalek-Kampak, tepatnya di Desa Wonoanti dan kejadiannya sekitar pukul 11.00 Wib. Untuk saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan petugas. Mudah-mudahan secepatnya dapat terungkap,’’ ucapnya.(sup/ham)