Pelajar SMU Trenggalek Ditabrak Truk Hingga Meninggal 

Unit Laka Lantas Polres Trenggalek lakukan olah TKP dikejadian tabrakan truk dengan sepeda motor pelajar, Selasa, (6/11/2018).

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Nahas dialami Onis Tata Nurrochmi ( 18 ) Warga RT 8,RW 3 Desa Wonocoyo Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek. Pelajar salah satu SMU ternama di Kota Kripik ini meninggal dunia  di tempat kejadian perkara, akibat ditabrak truk bernopol W 9127 CA yang dikendarai Hadi Supriyono, (50), warga RT 1 RW 2 Desa Bogolor Kecamatan Panggung Kabupaten Pasuruan.

Benturan yang keras akibatkan korban mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya terbukti dari pecahnya helm korban hingga korban tidak mampu ditolong medis dan akhirnya tewas.

Kecelakaan menimpa sepeda motor jenis matic  bernopol AG 4436 RAY tersebut tepatnya di jalan raya Trenggalek-Tulungagung , persis di Desa Kendalrejo Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek,pukul 07.00 WIB, Selasa (6/11/2018).

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo,melalui Kanit laka lantas Polres IPDA Hanik Setio B,SH mengatakan, awalnya Onis Tata Nurrochmi mengendarai sepeda motor AG 4436 RAY dari arah  timur menuju ke barat,dengan kecepatan yang cukup tinggi.

“Tiba-tiba dari keterangan saksi, kendaraan korban ini agak oleng ke kanan sampai memakan marka jalan,” katanya.

Nahas pun menimpa, masih lanjut Hanik,  dari arah berlawanan muncul truk W 9127 CA  yang dikemudikan Hadi Supriyono ( 50 ),warga  Kecamatan  Panggung  Kabupaten Pasuruan dan kecelakaan tidak bisa dihindarkan.

“Mungkin tidak sempat menghidar, truk ini langsung melabrak korban hingga mengalami luka serius di kepala,” lanjutnya.

Tak berselang lama, korban yang mengeluarkan darah cukup banyak ini diketahui meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

“Korban langsung meninggal dan kita langsung lakukan olah TKP,”tandasnya.

Hanik menambahkan , korban saat ini dibawa ke kamar jenasah RSUD dr Sudomo  untuk dilakukan visum et repertum sedangkan Hadi Supriyono dibawa ke Mapolres Trenggalek untuk dimintai keterangan pihak laka lantas Polres Trenggalek.

“Kondisi korban yang masih diupayakan jiwanya dengan layanan Emergency Call 119, ternyata tetap kehendak Tuhan. Korban meninggal dunia,”imbuhnya.

Sedangkan Hadi Supriyono yang mengemudikan truk harus mempertanggungjawabkan kejadian tersebut dan hingga kini masih diperiksa intensif pihak laka lantas Polres Trenggalek.

“Sopir truk masih kita periksa,” pungkas Hanik.( ays/ham)