Ratusan Personil Gabungan di Trenggalek Bantu Warga Terdampak Bencana 

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Ratusan personel gabungan dari Polres Trenggalek, Kodim 0806, Perhutani dan beberapa elemen masyarakat bergotong royong laksanakan kerja bhakti membersihkan jalan desa yang baru terkena longsoran akibat diguyur hujan kemarin , Selasa, (6/11), tepatnya di Dusun Kembangan, Desa Ngadi Mulyo, Kecamatan Kampak, KM 12 jalan raya Kampak- Munjungan,  Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Dari aksi yang biasa disebut dengan kurve tersebut, akhirnya akses yang awalnya terisolir dari timbunan material longsor, kini menjadi terbuka kembali serta lancar untuk aktifitas warga.

Kapolres Trenggalek  AKBP Didit Bambang  Wibowo S yang memimpin langsung aksi bersih –bersih itu mengatakan,  kegiatan dalam bentuk kurve lingkungan ini agar dapat secepatnya membantu warga setempat.

“Kerja bakti ini selain sebagai bentuk kepedulian akan pentingnya jalan ini sebagai akses keluar masuk masyarakat Ngadi Mulyo untuk menunjang perekonomian,” ungkap Kapolres Didit, Rabu, (7/11/2018) di Trenggalek.

Dijelaskannya, Intensitas hujan yang cukup tinggi yang mengguyur wilayah Trenggalek mulai Senin lalu mengakibatkan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di KM 12, jalan Kampak-Munjungan.

Mendengar kejadian tersebut, pihaknya sigap langsung menggerakkan anggotanya menuju lokasi longsor untuk membantu warga setempat.

“Tugas kita juga melayani , melindungi dan mengayomi masyarakat,”lanjutnya.

Tindaklanjut atensi kejadian itu, masih keterangan AKBP Didit memerintahkan kepada anggotanya untuk diadakan Apel Kurvei guna menindaklanjuti kejadian tanah longsor tersebut.

“Tidak hanya Pejabat Utama, Perwira Staff, Anggota dan PNS Polres Trenggalek saja, termasuk Polsek jajaran serta unsur TNI dan Perhutani serta masyarakat ikut kita libatkan dalam Apel Kurve ini ,” tandasnya.

Dikatakannya, Kurve ini dibagi kedalam dua lokasi yang berbeda yaitu di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak dan di wilayah Kecamatan  Dongko tepatnya di Desa Ngerdani yang juga mengalami longsor.

“Kita bagi untuk dalam dua daerah yang tergolong parah,” katanya.

Untuk itu, dia menambahkan, pihaknya mengirimkan satu tim dengan jumlah anggota 5 sampai 6 personil untuk memback-up wilayah Kecamatan Dongko.

“Untuk wilayah Kecamatan Dongko, dikirim 5-6 personil guna mempersiapkan sarana dan kelengkapan yang diperlukan. Di situ sudah siap dengan Polsek jajaran dan mitra,” imbuhnya.

AKBP Didit menuturkan bahwa dari pihak TNI dan Perhutani juga mengirimkan bantuan personil, serta elemen masyarakat.

“Semoga dengan ini bisa lebih memudahkan masyarakat yang kini berkesusahan akibat bencana.”tuturnya.

Saeran, (60), warga RT 28 Dusun Kembangan Desa Ngadi Mulyo Kecamatan Kampak memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada jajaran Polres Trenggalek  yang telah datang ke desanya untuk melakukan kerja bakti.

“Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami yang saat ini mengalami kesusahan,”pungkasnya.(ham)