Warga Sulut domisili di Jakarta dukung Ahok-Djarot

KANALINDONESIA.COM :Dukungan kepada pasangan bakal calon gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama ( Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat kian bertambah. Setelah dari para santri, kini warga Sulawesi Utara (Sulut) berdomisili di Jakarta, mengatasnamakan Kawanua Kawan Setia Ahok- Djarot, juga ikut memberikan dukungan kepada pasangan petahana tersebut.

Salah seorang deklarator, Brigitte Montolalu menyatakan, dukungan kepada Ahok-Djarot didasari atas pengalaman serta kinerjakeduanya selama memimpin Jakarta. Pihaknya melihat pasangan ini berhasil dan bersih.

“Kinerja yangjujur bersih berani tegas dan antikorupsi. Kinerja membumi dan dapat dilihat dirasakan lapisan masyarakat,” kata Brigitte dalam keterangan, Sabtu (15/10).

Selain itu, kata dia, Ahok dianggap mempunyai program realistis dan terukur. Sehingga pada lima tahun ke depan diyakini Jakarta menjadi lebih baik. Tak hanya itu, Ahok-Djarot juga peduli memperbaiki serta meningkatkan derajat masyarakat miskin. “Keduanya simbol Bhinekaan tunggal ika,” tegasnya.

Baca:  Ribuan Takjil Gratis Disediakan Hanura Jatim Selama Bulan Ramadhan

Sementara itu, Djarot menyambut baik dukungan tersebut. Dia memastikan, sebagai pemimpin selama ini selalu mengedepankan pelayanan serta menjadi abdi masyarakat.

“Ahok kerja 24 jam. Bahkan kalau pulang malam. Pemimpin itu melayani masyarakat tanpa pandang bulu dan pemimpin itu mencurahkan pikiran untuk masyarakat” papar Djarot.

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan telah disepakati Indonesia merupakan negara Pancasila. Untuk itu harus diciptakan kondisi yang aman dalam pilkada. “Kita menghadapi persaingan yang biasa. Mari kita adu gagasan, adu konsep program. Dan mari kita adu track record. Kita (Ahok-Djarot sudah hadapi ujian)” tantangnya.

Djarot memastikan segera menuntaskan masalah transportasi yang sudah masuk tahap pembangunan. Selain itu, pihaknya juga akan fokus dalam perbaikan pasar tradisional menjadi lebih baik.

Baca:  Presiden Minta Divestasi Freeport Dituntaskan Tahun ini

“Tidak ada lagi warga yang tinggal di kolong jembatan. Kita bangun hunian yang layak,” pungkasnya.(zal)