Tagana : Lazinu Tuban Peduli Korban Gempa Sunami Donggala Palu.

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Taruna Siaga Bencana ( Tagana) Dan Lèmbaga Amil,zakat ,infak , sedekah ( Lazinu) Lakukan Aksi Kemanusian Peduli sesama Korban  Bencana Nasional Gempa tsunami Donggala Palu sulteng, asal Tuban Yang Mengungsi Di Kampung kelahiran Di rumah kerabatnya.

Sejumlah korban asal Desa Magersari kecamatan Plumpang  yang sudah menjadi warga Palu Sulteng belasan tahun di hadirkan Pemdes setempat di Balai Desa untuk menerima bantuan berupa sembako. Selain sembako juga uang tunai dan pakai layak Pakai Dari PC Lazinu Kab.Tuban.

Kegiatan tersebut Di Hadiri ketua Lembaga (PC) LaziNU kabupaten Tuban ,Muspika setempat,Pengurus Cabang NU Tuban, PAC Muslimat , PAC fatayat yang Merupakan Badan Otonom (Banom NU)Perwakilan Dari  Baznas kab tuban. Dan 20 Personil Anggota Tagana Tuban Yang Mengawal Acara Hingga Berlangsung, Rabu (7/10/2018).

Ketua Lazinu Tuban Mutharom Hasnan, mengatakan selain menyalurkan bantuan kepada korban Gempa Tsunami Ia Juga memberi pencerahan kepada korban agar jiwanya kembali seperti semula. Ia berharap jangan melihat nilai yang di berikan tapi bentuk kepedulian dan doa terhadap sesama yang terkena musibah itu sangat penting, Ujar Mutharom yang asli Plumpang.

Lanjutnya,  Mutharom mengatakan kegiatan yang di lakukan merupakan kegiatan Nasional yang sudah di canangkan PBNU agar di seluruh Jaringan, baik pengurus wilayah, Kabupaten, Kecamatan sampai Desa untuk bersama sama meringankan beban penderitaan ketika saudara kita mendapat musibah.

Hari ini Nahdlatul Ulama (NU) tuban Peduli Kabupaten Tuban Bisa Hadir Di Balai desa Magersari plumpang untuk Bisa Membantu sekitar 38 KK yang Mendapat Musibah dampak Gempa tsunami Di Donggala palu Sulawesi Tengah.

Mutharom Menambahkan, “Insyaallah berikutnya akan menyambangi saudara kita yang sama sama terkena musibah. Di kecamatan lain seperti kecamatan Widang, Palang dan TambakBoyo. Untuk sementara data yang di kantongi dari Dinsos Kab.Tuban (Tagana) korban gemba tsunami  Se-Kabupaten Tuban tidak kurang dari 300 jiwa,” pungkasnya. (Amok/Ferry)