Politik dan Manfaatannya

Oleh : Subadianto, Ketua Fraksi PAS DPRD Kab. Trenggalek

Kematangan berpolitik bukan semata dihitungan atas usia atau eksistensi hidup, tetapi juga atas keberkahan usia atau manfaat dan kontribusi hidup, sehingga keberadaan partai dirasakan manfaatnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam perjalanannya mengajarkan bahwa eksistensi hidup sebuah organisasi ditentukan oleh kemampuan organisasi tersebut membaca tanda-tanda kehidupan.

Politik adalah bagian dari Islam. Karena Islam sesungguhnya melingkupi seluruh sektor kehidupan, tak terkecuali politik. Islam kehadirannya tidak hanya terbatas di sudut-sudut masjid, acara pernikahan atau ritual pemakaman semata. Islam justru dinantikan kehadirannya di ruang-ruang publik, membela yang tergusur, mengentaskan kemiskinan, berjuang di gedung parlemen, di meja-meja pemerintahan dan di sektor-sektor strategis lainnya. Islam harus hadir menjadi solusi bagi kepentingan dan kemaslahatan publik.

Dakwah dan politik adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan. Jika dakwah itu menyeru kepada kebaikan, menegakkan keadilan dan berpihak kepada nilai-nilai kebenaran; maka politik juga melakukan hal yang sama. Jika dakwah itu mencegah kemungkaran, menghancurkan kezaliman dan meluruhkan kejahatan ; maka politik juga melakukan yang sama. Jika dakwah itu menyeru kepada seluruh umat manusia agar tunduk dan patuh kepada Yang Maha Kuasa; maka politik juga menyerukan hal yang sama.

Memisahkan politik dari dakwah atau sebaliknya, memisahkan dakwah dari politik sama dengan mencerabut Islam dari akar sejarahnya, doktrinnya dan peradabannya. Karena sesungguhnya dakwah itu melingkupi seluruh sektor kehidupan, maka perjuangan di politik adalah bagian yang tak terpisahkan dari dakwah.