Petani Tambak di Lamongan Sudah Mulai Berburu Bibit Ikan

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Meski hujan belum stabil, para petani tambak mulai siap-siap menanami tambaknya. Para petambak yang umumnya di dekat Bengawan Solo itu mulai beramai-ramai memburu bibit ikan, khususnya bibit ikan Bandeng dan Udang Vaname.

Seorang penjual bibit ikan, H. Fadholi Mengatakan, dalam satu minggu ini beberapa petani sudah mulai berdatangan membeli bibit. Padahal hujan belum deras dan airnya belum mampu menggenangi tambak.

“Pembeli pada umumnya petambak dekat Bengawan Solo, yang bisa mengambil air untuk tambaknya,” ujar dia kemarin (12/11/2018).

Menurut dia, dua bibit yang paling banyak diburu, yakni bibit ikan Bandeng atau Nener dan bibit Vaname. “Dalam satu minggu ini harga bibit Vaname dan Nener mengalami kenaikan, meski belum besar. Tidak menutup kemungkinan harga akan beranjak naik dikala hujan sudah stabil nanti,” terangnya.

Dia mengungkapkan, harga nener Rp. 140 ribu untuk satu rean. Padahal seminggu yang lalu masih Rp. 110 ribu. Sedangkan untuk bibit Vaname relative masih stabil yakni kisaran pada harga Rp. 100 ribu per rean.

“Kalau banyak permintaan ekspor juga mengalami kenaikan. Karena dengan harga berapapun bibit ikan pasti dibeli. Itulah yang menjadi kenaikan harga bibit ikan selama ini,” ungkapnya.

Dia mengaku mengambil bibit ikan dari Pasuruan. Sedangkan bibit Vaname dari Pantura Lamongan. “Dalam satu hari bibit Vaname bisa menjual 400 rean, untuk nener 250 rean,” katanya.

Jurnalis : omdik/ferry

Editor : Arso