Komplotan Pencuri Baterai Traffic Light di Lamongan Tertangkap

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Semua tersangka pencuri baterai traffic light di Lamongan akhirnya berhasil ditangkap Tim Jaka Tingkir Polres setempat. Baterai hasil curiannya telah dijual di wilayah Mojokerto. Sebelumnya satu orang berhasil ditangkap terlebih dahulu, yakni Rahman (20), asal Desa Nyabakan Timur Kecamatan Batang Batang Kabupaten Sumenep.

Kemudian dari hasil pengembangan empat orang lagi ditangkap, yakni Ibnu Akil (27), asal Desa Lapadaya Kecamatan Dungkek Sumenep, Khodriyanto (19) asal Desa Longos Kecamatan Gapura Sumenep, Ahmad Suyudi (19) warga Desa Candi Kecamatan Dungkek Sumenep dan M. Nizar Suryanto (21) asal Desa Batang Batang Jaya Kecamatan Batang Batang Sumenep.

Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Norman Wahyu Hidayat mengatakan, lima tersangka ini telah melakukan pencurian baterai traffic light di Jalan Lamongrejo dan Basuki Rahmad. Ternyata mereka belum puas dan dua hari berikutnya berusaha mencuri baterai triffic light di Jalan Mastrip.

Namun aksinya diketahui oleh petugas Dinas Perhubungan Lamongan. “Satu tersangka atas nama Rahman yang tertinggal dalam rombongan berhasil diamankan oleh anggota tim Jaka Tingkir,” ujarnya.

Norman mengungkapkan, dalam beraksi mereka punya peran masing-masing. Rahman kali pertama keluar dari mobil langsung melakukan pengrusakan pada kotak baterai. Selanjutnya ada yang menjadi sopir, mengambil baterai hingga menjualnya. Setiap orang mendapatkan bagian Rp. 1,5 juta hingga Rp. 2 juta.

“Semua barang sudah dijual di wilayah Mojokerto dengan harga Rp. 20 juta, sesuai dengan pengakuan tersangka. Tapi sampai saat ini masih terus dilakukan pemeriksaan termasuk ke pembeli di Mojokerto,” terangnya.

Dia menjelaskan, para tersangka juga melakukan pencurian di Mojokerto, Jombang dan daerah lainnya. Yang berperan aktif dan punya ide mencuri di Lamongan yakni M. Nizar Suryanto. Termasuk menggunting kabel dalam boks traffic light. Dia punya pacar di Lamongan. Mobil yang dipakai merupakan mobil rental untuk mengelabuhi petugas.

“Tersangka M. Nizar Suryanto sebulan sebelumnya sudah memantau di Lamongan,” ujarnya.

Barang bukti yang diamankan satu unit mobil Nopol A 1030 AN, dua Handphone dan beberapa alat penunjang, seperti gunting, kunci roda dan masih banyak lainnya.

Jurnalis : omdik/ferry

Editor : Arso