Sempat Bocor Operasi Cipkon di Trenggalek Berhasil Amankan Puluhan Miras

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Puluhan botol miras dari berbagai merk berhasil disita aparat gabungan Polres Trenggalek, Kodim 0806 Trenggalek dan Subdenpom didukung Bakesbangpol, Satpol PP serta  BNNK Trenggalek, dari kafe milik Panjul, di jalan Raya Trenggalek – Bendo, tepatnya di Desa/ Kecamatan Pogalan, malam ini, pukul 22.00 WIB, Jum’at,(16/11).

Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) itu sebagai upaya Cipta Kondisi (Cipkon) menjelang Pemilu Presiden (Pilpres), Pemilu Legislatif (Pileg) dan sebagai warming up persiapan operasi lilin yang rutin digelar setiap perayaan Natal dan Tahun Baru.

Kompol Heru Kunbiantoro, Kabag Ops Polres Trenggalek yang memimpin operasi tersebut mengatakan, pihaknya menurunkan tim sebanyak 41 personil dari gabungan Polri, TNI, Subdenpom, Bakesbangpol, Satpol PP dan BNNK Trenggalek.

“Karena ini ren giatnya dari Kesbangpol, maka kita lakukan gabungan dengan mengedepankan hasil lidik Kesbangpol dan intel tentang berlangsungnya penyakit masyarakat (Pekat),”ungkapnya.

Dikatakannya, tim gabungan itu bergerak menuju tiga lokasi sasaran sesuai hasil lidik yakni beberapa kafe, warkop dan tempat karaoke di wilayah Kecamatan Pogalan dan Durenan. Seluruh pengunjung, pelayan maupun pemandu lagu diperiksa dan digeledah serta diminta menunjukkan KTP.

“Beberapa diantaranya kami lakukan tes urine untuk memastikan tidak ada pengunjung yang terindikasi penggunakan Narkoba,” katanya.

Namun diakuinya, operasi ini masih bocor sehingga saat dilakukan operasi yang dimulai pukul 13.00 WIB itu awalnya tidak menemukan barang bukti miras yang sedang diburu pada operasi pekat ini.

“Saat kita lakukan operasi pada siang tadi tidak ditemukan miras, tapi kita ada firasat jika di kafe ini ada ketersediaan minuman beralkohol itu,”terangnya.

Ternyata benar, masih keterangan Kompol Heru, di kafe milik Panjul itu pada salah satu gudang ditemukan miras dengan berbagai merk seperti , Vodka,Mansion, Bir dan jenis Anggur.

“Kita langsung lakukan penggeledehan dan langsung kita dapatkan 40 puluh botol miras dari berbagai merk dengan kadar alkoholnya 40 persen,”tandasnya.

Barang tersebut, menurutnya langsung disita dari pemilik kafe untuk diamankan dengan sebelumnya dimasukan dalam dua kardus besar kemudian dimasukkan di mobil petugas.

“Petugas tadi sempat menanyai pemilik kafe apa masih ada barangnya di rumah tinggalnya, tetapi pemilik langsung menjawab sudah tidak ada,”tegasnya.

Namun, lanjut dia, petugas tetap memberikan himbauan agar dalam menjalankan usahanya tidak melakukan tindakan melanggar hukum khususnya menyediakan miras maupun Narkoba.

“Oparasi semacam ini akan rutin kami gelar dengan lokasi dan waktu acak. Jika ditemukan pelanggaran pasti kami tindak tegas sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” lanjutnya.

Kompol Heru berharap selain menjaga kondusifitas wilayah, operasi Cipkon ini juga meminimalisir korban miras oplosan yang belum lama menimpa kabupaten tetangga.

“Dengan operasi ini kita mencegah jatuhnya korban miras oplosan pula,”pungkasnya. (ham)