Komisi C : Cerobong Pabrik Triplek Semburkan Limbah Berbahaya

Anggota komis C saat melakukan sidak

KANALINDONESIA.COM :Tuntutan warga Dusun Balongrejo, Desa Pundong, Kecamatan Diwek, dengan adanya kebocoran cerobong asap pabrik triplek mendapat tanggapan dari DPRD Jombang. Komisi C DPRD Jombang, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik triplek yang sudah membuat resah warga setempat.

Masud Zuremi, selaku ketua Komisi C DPRD Jombang menuturkan terkait hasil sidak dilapangan, DPRD menemukan cerobong asap PT Sejahtera Usaha Bersama (SUB) sidikit bermasalah, pasalnya dari cerobong tersebut kerap mengeluarkan debu yang menghujani pemukian warga. Yang sungguh disayangkan dari debu tersebut diduga mengandung limbah berbahaya.

“Kami menemukan polusi udara yang bersumber dari cerobong pembuangan mesin pabrik. Kami sudah meminta agar PT SUB membenahi cerobong tersebut,” ungkapnya.(17/10/2016)

Baca:  Puluhan Ribu Santri Ponorogo Ikuti Apel HSN 2017

Masih menurut Mas’ud, cerobong pembuangan PT SUB diduga bermasalah dan perlu adanya perbaikan. Komisi C meminta kepada pihak perusahaan untuk melakukan pembenahan, sehingga tidak menimbulkan polusi serta ramah lingkungan.

Sebelumnya, warga Balongrejo melancarkan protes. Mereka mengeluhkan terserang gatal-gatal dan sesak nafas. Hal itu disebabkan asap pembuangan PT SUB yang mengandung debu dan berwarna hitam pekat. Karena jarak antara Dusun Balongrejo dengan PT SUB hanya 200 meter, sehingga debu tersebut masuk ke rumah warga dan mengganggu aktifitas warga sekitar.

Menindak lanjuti hasil temuan sidak Komisi C, bagian Teknisi Lingkungan PT SUB, Danar Brata, enggan berkomentar banyak. Ia hanya menyatakan akan menampung dan membenahi keluhan warga sesuai batas kemampuan perusahaan.

Baca:  Motor vs Truk Box di Jalur Ngawi- Mantingan, Satu Tewas

“Intinya kami siap melakukan pembenahan atau perbaikan tersebut,” pungkasnya.(elo)