Home / Nasional

Rabu, 26 Januari 2022 - 04:28 WIB

55 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama Bilateral

Editor - ARSO

BINTAN, KANALINDONESIA.COM: Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong, menggelar pertemuan bilateral di Ruang Dahlia, The Sanchaya Resort Bintan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Selasa 25 Januari 2022. Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo meyakini hubungan Indonesia-Singapura akan makin kuat.

“Saya yakin ke depan hubungan antara dua negara akan makin kuat,” ucap Presiden Jokowi saat mengawali pertemuan bilateral.

Baca Juga  NU Care LAZISNU Ponorogo Berbagi 10.000 Kacamata Gratis

Di awal sambutannya, Presiden menyampaikan kehormatan bagi pemerintah Indonesia dapat menerima kunjungan PM Lee Hsien Loong dan delegasi Singapura di Bintan.

“Sudah waktunya bagi PM Lee dan saya untuk duduk kembali dan membahas upaya penguatan kerja sama bilateral. Tahun ini juga merupakan tahun peringatan 55 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Singapura,” ucap Presiden.

Baca Juga  Presiden Jokowi Akan Tutup ASEAN Para Games XI Tahun 2022

Sementara itu, dalam sambutannya PM Lee menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia atas sambutan yang baik.

“Kami senang berada di sini dan bertemu Presiden Jokowi dan para menteri,” ucap PM Lee.

Pertemuan ini, ucap PM Lee, harusnya diadakan setiap tahun. “Namun karena pandemi, kita bertemu setelah dua tahun,” ujar PM Lee.

Share :

Baca Juga

Nasional

Sekjen DPR: Mikrofon Mati Setelah 5 Menit Sesuai Aturan Tatib

Nasional

Raih 3 Besar SEA Games 2021, Puan Maharani: Menjadi Kebanggaan bagi Indonesia

Nasional

Pemerintah Indonesia dan PBB Tanda Tangani Perjanjian Kerja Sama Pengamanan GPDRR

Nasional

Tanggapi Demo F-MRM, Ketua F-MAKI: Tuduhan Terhadap KCN Terlalu Berlebihan

Nasional

Ke Provinsi Lampung, Presiden Resmikan Pembukaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama

Birokrasi

Kondisi Semakin Membaik, Anak dan Asisten Vanessa Angel Diperbolehkan Pulang ke Jakarta

Demokrasi

Ketua DPR RI: Masalah Pendidikan dan Ketidakadilan Jadi Ujian Ketahanan Demokrasi

Nasional

Penguatan Sistem Peringatan Dini Bencana Melalui Fasilitator Daerah