Polisi Lamongan Dapat Tiket Umroh Gratis, Karena Aktif Dalam Kegiatan Sosial

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Ikhlas memang susah dan sangat susah sekali. Namun yakinlah, diantara beberapa dari apa yang sudah dan akan kita lakukan pasti ada salah satunya yang membuat kita lupa sudah melakukannya. Dan karena lupa itulah, yang menjadikan nilai ikhlas itu akan muncul dengan sendirinya”. Begitulah ungkapan dari Bripka Purnomo.

Bripka Purnomo merupakan salah satu anggota kepolisian dari Polres Lamongan yang bertugas di Polsek Babat. Dirinya hidup dengan seorang istri bernama Lilik Ika Wahyudi, yang berprofesi sebagai seorang bidan, serta 2 orang anak laki-laki dan perempuan bernama Rayhan Rachfi Atillah Purnomo dan Rofifah Nur Nailah Sakhi Purnomo.

Selain menjalankan tugasnya menjadi seorang polisi, dirinya juga aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial dengan membantu dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat-masyarakat yang kurang beruntung bersama komunitas yang ia bentuk bersama rekan-rekannya yang diberi nama Komunitas Berbagi dengan Ikhlas (Berkas).

Awalnya Bripka Purnomo bergabung komunitas Babat Peduli, kemudian ia membentuk komunitas yang diberi nama Berkas (Berbagi Dengan Iklhas). Bersama-sama masyarakat Lamongan khususnya wilayah Babat untuk bergabung membentuk komunitas yang bertujuan berbagi kepada mereka yang kurang beruntung yakni kaum dhuafa dan anak yatim piatu.

Dari tugasnya yang sering kali bersentuhan dengan warga secara langsung. Komunitas Berkas semakin dikenal oleh masyarakat luas. Kegiatan sosial yang Purnomo lakukan bersama rekan-rekannya itu, kerap kali mendapat dukungan dan apresiasi dari sebagian besar masyarakat dan para donatur.

Bahkan apresiasi juga diberikan dari Kapolres Lamongan, AKBP. Feby D. P. Hutagalung.SIK.MH beberapa bulan yang lalu berupa Piagam Penghargaan dan sebagai donatur serta menjadikan Komunitas Berkas sebagai salah satu Sahabat Polres Lamongan.

Dari apa yang telah dilakukanya selama ini bersama rekan-rekan komunitas Berkas ternyata membawa dampak positif dan kebahagiaan tersendiri bagi warga yang kurang beruntung, anak yatim dan piatu, serta kaum dhuafa, khususnya di wilayah Kabupaten Lamongan.

“Ikhlas memang hal yang sulit dan sangat sulit sekali, namun kita harus yakin diantara beberapa yang sudah dan yang akan kita lakukan pasti ada salah satunya yang membuat kita lupa kalau sudah melakukannya, dan lupa itulah yang akan menjadikan nilai ikhlas,” ucap Bripka Purnomo.

Keiklhasan dalam menjalankan kegiatan sosial menciptakan keyakinan tersendiri di dalam hatinya untuk mampu menjalankan ibadah ke Tanah Suci, meski dirinya sempat berpikir jika hal itu tidak akan pernah terjadi karena keterbatasan ekonomi.

“Sekira 18 bulan yang lalu, diri ini pernah berucap, ‘Demi Allah SWT, saya tidak akan pernah berangkat umroh walaupun punya uang’, apalagi kenyataannya kami sekeluarga masih banyak punya hutang,” ungkapnya, sembari mengucapkan kalimat yang pernah ia ucapkan.

Entah kenapa, masih menurut Bripka Purnomo, tiba-tiba terucap dalam hati ini, dan memberi keyakinan suatu saat pasti akan di umrohkan seseorang. Sekali lagi demi Allah SWT, kami berucap dengan suara lantang dan dalam hati, ‘Ya Allah, saya akan tunggu apa benar omongan dan keyakinan ini bisa terbukti dan di kabulkan?”, terusnya.

Namun rasa yang bercampur aduk saat itu, antara keyakinan, keraguan dan harapan, akhirnya terjawab. Sebuah komunitas Sedekah Umroh Nasional (SUN) memberikan kejutan khusus yang akan memberangkatkan anggota Polsek Babat itu untuk ibadah umroh ke Tanah Suci secara gratis.

“Allah SWT memang Maha Segalanya. Tidak ada yang tidak mungkin jika Allah SWT berkehendak. Hari ini saya mendapatkan rejeki yang tidak saya duga-duga. Dan terbukti tanpa mengeluarkan uang sepeserpun, Allah SWT memberikan hadiah umroh buat kami dari komunitas Sedekah Umroh Nasional,”pungkas Bripka Purnomo yang diberangkatkan Umroh akhir bulan Januari 2019.

Jurnalis :omdik/ferry
Editor : Arso