Bloomberg Harvard City Leadership Initiative Memilih Tema  Science Technopark

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Bloomberg Harvard City Leadership Initiative, bersama dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, menggagas kegiatan Boot Camp  dengan mengambil tema Science Technopark , bertempat di salah satu hotel di Trenggalek, Senin – Selasa,(3-4/12).

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, mengatakan dipilihnya Science Technopark alasannya karena hasil diskusi bersama dengan tim terkait potensi inovasi yang akan mendapatkan pendampingan dari Bloomberg dan Harvard University.

“Ternyata semua mengerucut pada Science Technopark,” ungkapnya.

Menurutnya, hal itu merupakan cita-cita besar agar fungsi perkotaan di Trenggalek berbanding lurus dengan peluang ekonomi yang selaras dengan sumberdaya alam yang ada di pedesaan Trenggalek.

“Jadi kalau misalnya orang di desa itu menanam komoditas atsiri, maka Science Technopark ini nilai tambahnya bisa didorong melalui adanya inkubasi bisnis,” jelasnya.

Bupati Trenggalek lulusan Harvard tersebut, kegiatan Boot Camp merupakan bagian dari pendampingan Bloomberg dan Harvard University. Selama kurang lebih sembilan bulan dari kegiatan ini diharapkan bisa melahirkan inovasi dengan standar seperti pendampingan kota-kota besar di Amerika.

“Kita bersyukur dengan pembiayaan penuh dari sana, mereka mengirimkan tenaga ahlinya ke Trenggalek langsung dan memberikan coaching untuk kita berinovasi dengan tim Science Technopark di Trenggalek,” tutur Emil Dardak.

Sementara itu, kegiatan  tersebut mendapatkan apresiasi dan dianggap sebagai langkah maju yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Trenggalek oleh Agus Sarwo Edi, Provincial Manager Kompak Jawa Timur.

“Menurut saya ini sebuah proses yang baik, akan membangun prespektif yang baik terutama bagi para ASN karena selama ini kinerjanya selalu lari pada solusi,” tutur Agus.

Untuk itu, pertama kali dibicarakan itu adalah empati, dimana bagaimana membangun empati tentunya akan membawa Trenggalek hingga memiliki prototype penyelesaikan masalah yang sedang dihadapi berkaitan dengan ekonomi masyarakat, dan  mengoptimalkan potensi yang sudah ada dengan  dilakukan dengan baik.

“Pada dasarnya ingin sesuatu yang sistematis dan tepat sasaran,” imbuhnya.

Diakuinya, pemilihan Science Technopark menurut komisioner KOMPAK Jatim tersebut merupakan suatu langkah yang berani yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan perlu untuk diapresiasi.

“Justru menurut saya keberanian ini bisa membuat sesuatu yang berbeda,” ucap Agus.

Fokusnya, masih keterangan Agus, memastikan suatu tempat atau media di mana para ahli bertemu, para startup bertemu dan bisa berbagi.

“Intinya  bisa memberikan manfaat untuk percepatan berbagi pengalaman atau mirip dengan Central Excellent,” pungkasnya.(ham)

welas arso
WELAS RASO