Kejar Target, PT Bumi Lindung Lembur Garap Relokasi Pasar

Para pedagang pasar songgolangit yang lapaknya turut terbakar saat berlangsung pertemuan dengan bupati ponorogo dan dinas terkait di halaman pasar songgolangit

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Proses pembangunan fisik relokasi pedagang pasar legi sampai, Sabtu (08/12/2018) sudah mencapai 42 %.

Pembanguan fisik relokasi pasar yang berada di jalan dr. Cipto Mangunkusumo Kelurahan Keniten,  Kecamatan Ponorogo itu saat ini tinggal pemasangan atap dan plester lantai serta fasilitas pendukungnya.

Pihak rekanan optimis sebelum natal untuk lapak berdagang sudah siap ditempati.

Sementara untuk fasilitas pendukung seperti mushola dan toilet akan selesai 100% sampai akhir Desember 2018.

Diinformasikan sebelumnya Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui dana APBNP pada tahun anggaran 2019 akan mulai melakukan pembangunan Pasar Legi Songgolangit menjadi 4 lantai.

Untuk itu pada bulan Desember ini 2500 pedagang yang ada dilakukan relokasi dilahan eks RSUD.

Untuk pembangunan fisik relokasi ini pemerintah Kabupaten Ponorogo menganggarkan dana sebesar Rp 6,8 miliar pada APBD tahun anggaran 2018.

Target waktu pelaksanaan pembangunan adalah 65 hari, yaitu dimulai pada 26 Oktober sampai 26 Desember 2018.  Bahkan untuk mengantisipasi pelanggaran perjanjian, mengawasi serta monitoring kegiatan, pemerintah Kabupaten Ponorogo menggandeng tim TP4D Kejaksaan Negeri Ponorogo.

Siswo Utomo pelaksana di lapangan  proyek pembangunan fisik dari PT. Bumi Lindung menjelaskan sampai Sabtu progress report pembangunan sudah 42 %.

Selanjutnya, tinggal pemasangan atap dan juga plester.  Untuk kegiatan pemasangan atap dikerahkan 30 orang  tekhnis, sementara untuk kegiatan sipil dikerahkan 50 orang.

Mereka bekerja dalam 2 sift dengan waktu kerja hingga lembur sampai pukul 12 malam.(KI-01)

welas arso
WELAS RASO