Penanganan Kasus Dugaan Penggelapan Raskin Tak Kunjung Selesai, Puluhan Warga Desa Larangan Tokol Demo Kejari Pamekasan

PAMEKASAN, KANALINDONESIA.COM: Lantaran penanganan kasus Dugaan Penggelapan Beras Miskin (Raskin) tahun 2008-2016 belum jua kunjung tuntas, Puluhan Warga Desa Larangan Tokol, Selasa 11 Desember 2018, menggelar aksi demo ke Kantor Kejaksaan Negeri(Kejari), Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Puluhan warga Desa Larangan Tokol yang tergabung dari beberapa aktivis itu, di depan pintu gerbag halaman kantor Kejari Pamekasan dalam aksinya terus menerus melakukan orasi atas dugaan penggelapan raskin dari tahun 2009- 2016 atas oknum yang diduga bermain- main atas raskin tersebut.

“Kami meminta Kejari agar segara menangkap dan mengusut tuntas oknum maling dugaan Pegelapan Raskin 2009 – 2016 desa kami” Teriak Iklal pada waktu orasi di pintu gerbang Kantor Kejari Pamekasan

Dalam Orasinya, para orator aksi juga menuntut agar Kejaksaan Negeri Pamekasan yang menangani kasus itu utuk mengusut tuntas dan memproses segala bentuk tindak pidana korupsi di kabupaten Pamekasan secara transparansi dan kometmen yang utuh, khusunya penyelesaian kasus dugaan penggelapan raskin di Desa Larangan Tokol Pamekasan.

“Jika tidak maka kami akan terus melakukan aksi untuk mengawal kasus korupsi sampai tuntas ke akar- akarnya, sehingga keadalian benar- benar ditegakkan di kabupaten pamekasan,” teriak Adi Karduluk, dalam orasinya di Kantor Kejaksaan Negeri.

Semenyara secara terpisah, kasi intelejen Kejaksaan Negeri Pamekasan, Sutriyono, menanggapi tuntutan para demonstran itu dirinya berjanji akan komitmen mengusut tuntas kasus tersebut.

“Saya kometmen untuk menggagas tidak pidana korupsi di pamekasan khususnya di Desa larangan tokol,” Jelas Sutriyono.

Dihadapan para pendemo, Sutriyono menegaskan bahwa pihak kejaksaan mendukung penuh atas laporan yang sudah di sampaikan hari ini.

“Saya akan dalami dulu karena untuk selama ini saya masih baru 3 bulan bertugas di Kabupaten Pamekasan, dan tolong berikan waktu kepada saya dan yang peting saya sudah berkometmen, siap untuk menuntaskan kasus ini,” Pintahnya.

Usai ditemui kasi Intelejen Kejaksaan Negeri Pamekasan, puluhan massa warga Desa Larangan Tokol Pamekasan ini kemudian bergerak membubarkan aksinya dengan tertip. Kendati demikian, jika tuntutannya itu tidak diindahkan maka pihaknya berjanji akan kembali menggelar aksi serupa. (Nang/Ifa).

WELAS ARSO