Bupati Pamekasan Dan Jajaran Forpimda Musnahkan 8.378 E-KTP Invalid

PAMEKASAN, KANALINDONESIA.COM: Sebanyak 8.378 Bekas E-KTP Rusak dan Tidak Terpakai (INVALID), di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Tinur, Rabu 19 Desember 2018 siang, dimusnahkan oleh Oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Pemusnahan, dilakukan dengan cara dibakar yang disaksikan langsung oleh Jajaran Forom Pimpinan Daerah (FORPIMDA) Kabupaten Setempat.

Pembakaran E-KTP Invalid sebayak 8.378 keping ini, dipimpin oleh Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, didampingi oleh Wakil Bupati Raja’e, dan Kepala Dinas Pendukcapil, Herman Kusnadi, serta dari jajaran Forpimda Pamekasan.

Pembakaran E_KTP rusak tidak terpakai ini dilakukan, karena banyaknya KTP invalid seperti perubahan elemen data seperti pindah alamat, status kawin dan sebagainya.

Selain itu, Pemusnahan E-KTP Invalid dilakukan sesuai dengan instruksi kementrian dalam negeri tanggal 13 desember 2018 dan edaran tersebut dikeluarkan karena banyaknya KTP yang tercecer dimana-mana, sehingga dikaitkan dengan politik.

“Pemusnahan ini merupakan ikhtiar kita yakni pemerintah daerah Pamekasan kepada semua elemen masyakat untuk memberikan kepastian, bahwa KTP invalid itu bisa di musnahkan,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, Rabu (19/12/2018).

Sementara sebanyak 8.378 E-KTP Invalid yang dimusnahkan dengan cara dibakar ini,merupakan jumlah data E-KTP Invalid atau data jumlah E-KTP Bekas dan yang rusak maupun yang tidak terpakai terhitung sejak tahun 2012 hingga tahun 2018.(IFA/NANG)