PMII Sunan Drajat Unjukrasa Terkait Lemah Kinerja Satpol PP

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Dianggap lemah dalam penerapan peraturan Undang-Undang (UU) Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan terhadap pelestarian dan perlindungan lingkungan hidup,  mahasiswa yang tergabung dalam PK PMII Sunan Drajat Lamongan menggelar aksi Unjukrasa di depan kantor kecamatan Paciran, Rabu pagi (19/12/2018).

Dalam aksinya, mahasiswa melakukan orasi di depan kecamatan Paciran dengan membawa sejumlah poster kecaman yang ditujukan kepada petugas pemerintah daerah dan Satpol PP.

Aksi ini merupakan salah satu bentuk protes mereka kepada Pemerintah Daerah yang dinilai lemah dalam menerapkan peraturan perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup yang dibuat sendiri. Sehingga mahasiswa menilai pemerintah terutama pemerintah Kecamatan Paciran yang belum bisa mematuhi hukum pada Undang-Undang yang berlaku.

“Unjuk rasa ini kami lakukan untuk mengingatkan kepada warga Negara Indonesia bahwa kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup adalah penting,” jelas Koordinator lapangan, Ahmad Nasir Falachuddin saat berada di lokasi unjuk rasa.

Upaya perlindungan dan pelestarian hidup sebagaimana yang tertuang di dalam peraturan UU No 32 Tahun 2009, namun masih dilanggar dengan adanya pemasangan Reklame, Benner, Poster dan sejenisnya dengan cara  menempelkan menggunakan kawat dan paku.

Meskipun pohon yang ditempeli tidak mati secara langsung, setidaknya bisa mengakibatkan ketidak sehatan pohon yang akan berdampak terhadap ketidak seimbangan ekosistem.

Penerapan UU yang telah dibuat sangat jelas bahwa Peraturan Bupati Nomor 10 tahun 2013 tentang tata cara penyelenggaraan reklame sudah ditentukan pada tempatnya.

Pelanggaran terhadap pemasangan reklame pada media pohon masih banyak terlihat di wilayah Kecamatan Paciran. Hal ini sama sekali tidak mendapat respon petugas Satpol PP selaku petugas pelaksana pengamanan dan penertiban umum yang di gaji oleh pemerintah.

Aksi ini kemudian disambut baik pihak Kecamatan Paciran, Sukri, dan anggota Satpol PP Muis Efendi. Menanggapi aspirasi mahasiswa, pihaknya berjanji akan menindaklanjuti penertiban terhadap sejumlah reklame yang terpasang di pohon-pohon.

Dalam hal ini, PK PMII Sunan Drajat, mengajukan tuntutannya agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Lamongan, agar segera bertindak tegas sesuai dengan tugas dengan perundang-undangan.

“Kami menuntut Satpol PP agar segera bertindak menegakkan perundang-undangan di Lamongan. Jika dalam waktu 3×24 jam kedepan tidak ada tindakan tegas dari pihak berwenang, maka jangan salahkan rakyat yang akan bergerak sendiri secara sporadis,” tegasnya.

Jurnalis : Omdik

Editor : Ferry Mosses