Puluhan Ribu KTP -el di Trenggalek Dimusnahkan

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Sebanyak 37.750 Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) invalid di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur dimusnahkan. Puluhan ribu KTP-el itu dimusnahkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Trenggalek, karena memiliki kesalahan data nomor induk kependudukan (NIK).

Sekretaris Dispendukcapil Trenggalek, Anang Dwi Cahyono menjelaskan, KTP-el yang dinyatakan invalid adalah KTP yang telah kadaluwarsa dan rusak.

“Pemusnahan dilakukan berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 470.13/11176/SJ, tentang Penatausahaan KTP-el yang rusak dan invalid,” katanya, Kamis, (20/12).

Dia menambahkan, KTP invalid tersebut dimusnahkan sebagai upaya mencegah penyalahgunaan. Apalagi tahun depan akan digelar Pilpres dan Pileg.

Menurut Anang , KTP-el invalid yang dimusnahkan merupakan yang diterbitkan pada periode 2011-2013. Sementara untuk KTP-el periode 2014 sampai saat ini dipastikan aman.

Baca:  Polres Trenggalek Kibarkan Bendera Merah Putih Ukuran Besar

Ia tak menampik jika pemusnahan itu seharusnya dilakukan Jumat 14 Desember 2018.Namun di sini KTP-el yang invalid terkumpul di Kecamatan.

“Jjadi kami harus mengumpulkannya terlebih dulu,” ucapnya.

Meskipun mencapai puluhan ribu, Anang menyebut bahwa KTP-el yang invalid di wilayah kerjanya itu hanya sebagian kecil dari total jumlah penduduk wajib KTP. Ia menyebutkan penduduk wajib KTP tersebut mencapai 2,5 juta jiwa.

Terkait perekaman data, dia mengkalim bahwa progresnya sudah mencapai 97 persen. Artinya hanya tersisa tiga persen atau 63.000 jiwa yang belum terekam data KTP-el.

Anang, optimistis jika jumlah sisa tersebut bisa dirampungkan perekamannya pada awal 2019. Begitu pula penduduk yang akan berusia 17 tahun jelang pemilu, diyakini akan mendapatkan layanan yang menjadi hak mereka sebagai warga negara.(ham)

Baca:  Sasar Lansia di Kampak Trenggalek, Novita Arifin Gaungkan 10 Program Berjarak
WELAS ARSO