Kasus PBKM, KPK Periksa Sejumlah Pejabat Pemkot Madiun

Usai menjalankan Salat Jum’at, sejumlah pejabat dan mantan pejabat Kota Madiun, diperiksa KPK tengah istirahat diteras masjid jelang diperiksa lagi.

KANALINDONESIA.COM : Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jum’at (21/10/2016).

Informasi diperoleh sebanyak 8 orang pejabat dan mantan pejabat diperiksa KPK di Markas Brimob Kompi C, Jalan Yos Sudarso, Kota Madiun.

Sebelumnya, Sekda Kota Madiun Maidi menyatakan ada sejumlah pejabat dan mantan pejabat akan dimintai keterangan.

“Selanjutnya, ada 20 pejabat dan mantan pejabat diperiksa KPK. Saya tidak tahu mereka akan diperiksa dimana oleh KPK. Mereka dipanggil terkait pembangunan Pasar Besar,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Ke- 8 orang yaitu Roesdianto mantan Bendahara Daerah (kini Kepala Dinas Pendapatan Daerah), Ipong Purwanto (mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum/ Ketua Lelang. Lalu, Suwarno dulu Kabid Cipta Karya PU (kini Kepala BPBD, Dodo W staf Administrasi Pembangunan (Kabid Cipta Karya), Danang Makmun anggota lelang (Kasi Bangunan Gedung).

Baca:  DPD Dukung Pansus Angket KPK Panggil Miryam

Berikutnya, Effendi anggota lelang (Kabid Tata Kota/PU) dan Kusnadi anggota lelang (Kasi Sarpras). Namun hingga pukul 11.00 terlihat hanya 4 orang mendatangi Markas Brimob, sebelumnya Kamis (20/10/2016) sejumlah pejabat lain sudah menjalani pemeriksaan.

Sementara itu, Walikota Madiun Bambang Irianto masih melakukan aktivitas yaitu membuka Hari Olahraga Nasional (Haornas) di GOR.

Namun, kali ini tidak melakukan curhat didepan peserta Haornas, tapi menolak saat dikonfirmasi wartawan.

“Jika tanya soal itu no comment,” ujarnya sembari berjalan.

Pemeriksaan dimulai sejak pukul 10.00, sempat dihentikan untuk Salat Jum’at. Usai salat, Ipung mengatakan lupa jumlah pertanyaan diajukan penyidik.

“Saya tidak tahu pasti, lupa jumlah pertanyaan. Hal lain, no comment,” ujarnya.

Baca:  KPK Sesalkan Remisi Napi Korupsi

Hal senada disampaikan Suwarno yang segera bergegas meninggalkan wartawan, memasuki halaman Brimob. (AS).