Galang Dana Jual Bidara, Polisi di Lamongan Bantu Warga Tidak Mampu

Bripka Purnomo bersama Komunitas Berkas menyerahkan bantuan kepada salah satu pasien di RS Intan Medika Lamongan. Foto:omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Seorang laki-laki tak kuasa menahan tangis haru ketika dia mendapatkan bantuan kursi roda dari Komunitas Berkas. Begitu berhadapan-hadapan dengan Bripka Purnomo dan Novi dari komunitas Berkas, Lelaki bernama Tukiman (76) itu langsung mengeluarkan air mata dan sambil terbaring di atas ranjang perawatan sebuah rumah sakit. Badannya bergerak gemetar seakan ingin mengucapkan terima kasih kepada seorang Polisi yang gemar melakukan kegiatan sosial tersebut.

Jum’at siang (21/12/2018), di Rumah Sakit Intan Medika yang terletak di Desa Blawi Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan Bripka Purnomo bersama relawan Berkas menyerahkan sebuah kursi roda kepada Tukiman warga RT. 03/RW. 02 Dusun Glagah Masjid Desa/Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan.

Kursi roda yang diberikan kepada Tukiman merupakan hasil dari donasi para dermawan melalui pembelian pohon Bidara yang dijual oleh Bripka Purnomo. Seperti yang ramai diberitakan, Bripka Purnomo menjual banyak pohon Bidara kepada masyarakat secara langsung dari rumah ke rumah serta melalui media sosial. Dari hasil penjualan pohon tersebut keuntungannya akan didonasikan kepada masyarakat yang kurang mampu dan yang membutuhkan.

“Alhamdulillah mas, hanya 10 menit saya menjual pohon Bidara ini bisa mengumpulkan uang untuk membelikan Mbah Tukiman kursi roda,” kata Purnomo kepada Kanalindonesia.com.

Menurut pengakuannya pohon Bidara ini sudah cukup banyak yang dia jual bahkan dia menyebutnya dengan Bidara Polisi, agar masyarakat lebih mudah mengingatnya saja.

Sementara itu, Musa’adah yang merupakan anak dari Tukiman saat mewakili orang tuanya menerima bantuan kursi roda tersebut mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari Komunitas Berkas, sehingga bapaknya bisa memiliki sebuah kursi roda.

“Saya tidak bisa bayangkan sebelumnya kalau akhirnya bapak saya punya sebuah kursi roda, matur suwun pak Polisi,” ucap Musa’adah.

Tukiman yang terkena Stroke untuk kedua kalinya itu harus dilarikan ke rumah sakit tersebut. Menurut Musa’adah, ini adalah stroke yang kali kedua setelah tiga tahun lalu Tukiman terkena penyakit yang menyerang syaraf tersebut.

Jurnalis : omdik/ferry
Editor : Arso