Soal Mobil Ambulance Berplat Palsu, Markas PMI Pamekasan Akui Keterpaksaan Kondisi

PAMEKASAN,KANALINDONESIA.COM: Soal mobil ambulan milik Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan yang berplat merah Nopol palsu M 519 AP, yang juga diduga Nopol yang dipakainya itu milik mobil inventaris Sekeretariat Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Rabu siang, 26 Desember 2018, nampaknya langsung disikapi dengan tanggapan serius oleh pihak Markas PMI setempat.

Yulianto Prayetno, Wakil Kepala Markas PMI Pamekasan, saat memberikan klarifikasi pemberitaan tentang Mobil Ambulan berplat nomor palsu kepada salah seorang awak media, berdalih bahwa kesalahan yang telah diperbuat oleh pihaknya itu murni karena alasan terdesak dengan situasi dan kondisi pada saat itu juga.

Yulianto menegaskan, bahwa pada saat terdesak situasi dan kondisi hingga harus berbuat kesalahan memasang plat Nopol palsu di mobil ambulan itu, dipicu lantaran armada Minibus inventaris PMI yang biasa pergunakan untuk kepentingan dinas tujuan keluar kota, sedang terpakai semua.

“Karena semua armada sudah terpakai, maka agar bisa menjalankan tugas dinas keluar kota, terpaksa kami memilih Mobil Ambulance yang masih baru diperoleh itu dimemodifikasi dengan plat merah Nopol palsu yang kami pesankan dari tukang cetak plat nomor mobila,” kata Yulianto Prayetno, Wakil Kepala Markas PMI Pamekasan, Rabu (26/12).

BACA: Mobil Ambulans Milik PMI Pamekasan Sering Gonta-Ganti Plat Nomor

Langkah alternatifnya untuk memenuhi kepentingan dinas ke luar kota dengan cara dimodif mobil dengan plat Nopol palsu itu, ternyata saat terekspos di media massa malah mengundang reaksi ramai disorot publik.

Kendati demikian, persoalan itu langsung disikapi serius oleh pihak Markas PMI Pamekasan dengan cara memberikan klarifikasi pemberitaan di media massa dengan cara memberikan pernyataan permohonan maaf kepada semua halayak publik tanpa terkecuali. Khususnya, bagi masyarakat maupun instansi yang merasa dirugikan dengan masalah itu.

Dikatakannya, posisi pihaknya yang terdesak dengan keadaan situasi dan kondisi pada saat itu dikarenakan semua armada Minibus inventaris dinas di Markas PMI Pamekasan pada saat itu telah keluar semua yang digunakan untuk mengantarkan hasil galang dana peduli korban gempa palu, dan mengangkut darah.(Ifa/Nang)

WELAS ARSO