Tak Liburkan Karyawan saat Natal, DPRD Soroti Kebijakan Perusahaan

ratusan karyawan PT Vinesia saat pulang kerja pada libur Natal kemarin

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Adanya kebijakan pihak mangement PT Vinesia, untuk tidak meliburkan karyawannya pada libur nasional dalam rangka perayaan Natal, mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang, Jawa Timur.

Pada sejumlah jurnalis, Ketua Komisi D  DPRD Jombang, Syarif Hidayatulloh (Gus Sentot), mengatakan, pihak legislatif mendesak perusahaan itu untuk segera memberikan klarifikasi mengenai kebijakan tidak meliburkan ratusan karyawannya pada saat perayaan Natal yang merupakan  hari libur nasional.

“Perusahaan harus memberikan penjelasan kepada pekerja dan memberikan klarifikasi ke publik, supaya tidak memunculkan kesalah pahaman,” ujar Gus Sentot, Rabu (26/12/2018).

Bahkan Gus Sentot menilai, adanya dugaan pelanggaran aturan yang dibuat pihak perusahaan yang tidak memenuhi prosedur Undang-Undang ketenagakerjaan.

“Semestinya perusahaan harus melakukan cross check apakah benar yang disampaikan oleh pekerja, sehingga perusahaan bisa memberikan jawaban, saya harap adanya komunikasi biar nanti tahu permasalahannya apa, ” tegas Gus Sentot.

Bukan hanya itu Politisi Partai Demokrat  itu menegaskan,  pihaknya meminta  agar pihak PT.Venezia memberikan hak yang sama terhadap pekerja untuk melakukan ibadah dan tidak menghalang-halangi pekerja untuk melakukan ibadah sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-Undang Ketenagakerjaan.

“Perusahaan harus memberikan hak yang sama dan memberikan kesempatan beribadah terhadap pekerja, perusahaan juga  tidak boleh menghalang-halangi karyawan untuk beribadah karena itu jelas melanggar undang-undang,” ungkap Gus Sentot.

Masih menurut penjelasan Gus Sentot, kedepan DPRD Jombang, meminta agar satuan kerja terkait, turut mengawasi pembuatan kebijakan di setiap perusahaan, agar tidak terjadi kesalahpahaman, antara karyawan dan pengusaha.

“Dengan kejadian ini saya harap adanya komunikasi biar nanti tahu permasalahannya apa, karena jika kondisi ini dibiarkan maka akan menjadi faktor penghambat pada perusahaan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya,  kebijakan perusahaan atas hak karyawan terkait hari libur nasional saat peringatan Natal dan Tahun Baru 2019, cukup beragam. Sebagian perusahaan ada yang memilih untuk meliburkan karyawannya, namun sebagian lagi tetap bekerja dengan memberikan upah lembur kepada karyawan.

Namun hal berbeda dilakukan oleh PT Venezia Footwear. Perusahaan yang bergerak pada produsen sepatu di Desa/Kecamatan Bareng, Jombang, Jawa Timur tersebut tidak meliburkan karyawannya pada perayaan natal. Meski perayaan natal tahun ini merupakan hari libur Nasional.

Kebijakan perusahaan untuk tidak meliburkan karyawan ini, dikeluhkan oleh FF, seorang karyawan perusahaan tersebut. Bahkan ia, merasa kasihan pada karyawan, yang beragama nasrani yang seharusnya bisa berkumpul, bersama keluarganya untuk merayakan Natal, malah justru masih bekerja.(BEN)