Grebek Pesta Sabu Di Kosan, Polisi Amankan Ibu Hamil

ilustrasi

KANALINDONESIA.COM : Polisi menggerebek sebuah rumah kos jl Teuku Umar, Jombang. Pasalnya rumah kos tersebut sering dijadikan ajang pesta sabu-sabu (SS). Dari hasil penggerebekan tersebut, petugas mengamankan seorang perempuan muda yang sedang hamil delapan bulan beserta teman laki-lakinya.

Ibu hamil yang nekat pesta sabu-sabu tersebut berinisial NN yang umurnya baru 17 tahun. Sedangkan teman lelakinya bernama SH (40), warga Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang Kota. Saat ditangap NN dan Suud berduaan dalam kamar kos.

“Keduanya bukan suami istri. Yang perempuan itu protolan SMA. Dia lama tinggal di Surabaya. Kondisinya memang sedang mengandung delapan bulan. Namun dia nekat ikut pesta sabu,” ujar Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang Iptu Subadar.(22/10/2016)

Baca:  Soal Ekplorasi Migas di Jombang, Warga Blimbing : Yang Penting Bermanfaat Bagi Warga

Subadar menuturkan, penggerebekan rumah kos itu berawal dari informasi masyarakat. Setelah itu, polisi melakukan pengawasan di areal tersebut. Dan alhasil, Rabu (19/10/2016), korps berseragam cokelat kembali mendapatkan kabar bahwa salah satu dari mereka baru saja membeli kristal haram.

Tanpa membuang waktu, penggerebekan kemudian dilakukan. Awalnya, baik NN maupun SH mengelak tudingan polisi. Namun mereka tidak bisa berkelit ketika ditemukan sejumlah barang bukti di kamar tersebut. Selanjutnya, kedua pelaku digiring ke kantor polisi guna pemeriksaan lebih lanjut.

Selain menanngkap NN dan SH, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, bungkus rokok Dunhiil berisi 6 buah cutton bud, dua buah pipet kaca salah satunya diduga ada bekas sisa sabu, serta plastik berisinya jarum pentul.

Baca:  Kepala Dinas Pertanian Jombang : Tenaga PPL Pertanian Boleh Rangkap Jabatan di Desa

Barang bukti lainnya, satu buah kompor sebagai alat untuk membakar kristal sabu, satu buah botol kaca, tiga buah korek api, serta empat buah platik klip. Selain itu juga tutup botol yang di atasnya terdapat sedotan.

“Ada juga barang bukti berupa plastik klip berisi sedotan, gunting, serta sebuah telepun seluler. Saat kita lakukan tes urin, kedua juga positif mengkonsumsi sabu. Kita masih mengantongi satu nama lagi yang diduga sebagai pemasok,” pungkasnya.(elo)