Dispendukcapil Pamekasan Turba Pedesaan Lakukan Perekaman KTP-Elektrik

PAMEKASAN, KANALINDONESIA.COM: Merespon adanya kebijakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yang akan melakukan Pemblokiran sementara data Kependudukan bagi penduduk berusia 23 tahun ke atas, yang belum merekam bio data KTP-Elektronik per tanggal 31 Desember 2018 ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Jumat (28/12/2018), gencar melakukan eksen ke daerah pedesaan yang sulit dijangkau untuk melakukan perekaman KTP-Elektrik.

Kegiatan perekaman KTP-Elektrik ke darah pedesaan sulit terjangkau yang di lakukan Dispendukcapil Pamekasan, di awali di lokasi Pondok Pesantren Sumur Tengah Desa Palenga’an Laok Kecamatan Palenga’an Pamekasan.

Dilokasi Ponpes ini, ada sebanyak 200 santri dan warga sipil yang diajukan menjadi peserta perekaman KTP-Elektrik. Pasalnya, kegiatan ini dilakukan untuk mempermudah akses masyarakat desa terpencil yang akan melakukan perekaman KTP-Elektrik.

“Di Ponpes Sumur Tengah Desa Palenga’an Laok ini ada sebanyak 200 Orang yang diajukan untuk merekam KTP-Elektrik. Namun yang hadir melakukan perekaman, hanya sekitar 100 orang,” kata Abul Hayat, Kasi Identitas Penduduk Dispendukcapil Pamekasan, Jumat (28/12/2018).

Kegiatan perekaman KTP-Elektrik yang di lakukan oleh Dispendukcapil Pamekasan itu, nampaknya mendapat respon positif dari Pengasuh Pondok Pesantren Sumur Tengah, Desa Palenga’an Laok, Bahrullah Shodiq. Menurutnya, kegiatan itu harus terus dilakukan secara berkesinambungan.

“Kegiatan ini sangat bagus jika dilakukan secara berkesinambungan. Sebab, masyarakat di pedesaan yang jarak tempuhnya sangat jauh ke kantor Dispendukcapil untuk melakukan perekaman KTP-Elektrik sangat terbantu,” jelas Bahrullah Shodiq, Pengasuh Ponses Sumur Tengah. (IFA/NANG).