KEDIRI, KANALINDONESIA.COM: Perhatian terhadap korban terdampak Covid-19 terus dilakukan oleh Polres Kediri Kota.

Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi, S.I.K., M.H. memyalurkan sembako kepada Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Dhoho Kota Kediri dan Pelaku Seni Pecut dan Jaranan di Kelurahan Kemasan, Kota Kediri, Sabtu (17/7).

AKBP Wahyudi S.I.K., M.H. mengungkapkan pandemi Covid-19 ini berdampak pada seluruh sektor perekonomian yang ada di Kota Kediri. Dengan adanya PPKM Darurat ini membuat banyak pedagang kaki di Jalan Dhoho Kota Kediri harus berhenti sementara berjualan. Kapolres Kediri Kota pun menyalurkan bantuan sebanyak 80 paket sembako kepada para Pedagang Kaki Lima yang ada di Jalan Dhoho.

“Pandemi ini bukan keinginan kita semua. Kita sama-sama berdoa masa pandemi Covid-19 ini segera usai,” tegas AKBP Wahyudi, S.I.K., M.H.

Dalam kesempatan tersebut, para pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Dhoho berharap pandemi covid -19 segera berlalu dan mereka bisa berjualan kembali untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Selain itu mereka juga berterima kasih atas bantuan yang diberikan Kapolres Kediri untuk para Pedagang Kaki Lima ( PKL) yang terdampak Covid-19.

Selain menyalurkan bantuan sosial kepada Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Dhoho, AKBP Wahyudi, S.I.K., juga menyalurkan bantuan sosial sebanyak 100 paket sembako kepada Pelaku Seni Pecut dan Jaranan yang ada di Kelurahan Kemasan, Kota Kediri.

Pelaku Seni Pecut dan Jaranan ini juga berharap agar masa pandemi covid – 19 ini segera berlalu dan mereka bisa menampilkan kesenian pecut dan jaranan serta bermain alat musik gamelan.

”Kesenian jaranan ini merupakan salah satu kesenian daerah di Kota Kediri. Kami semua berharap pandemi ini berlalu dan mereka bisa menampilkan kesenian pecut dan jaranan kembali,” ungkap AKBP Wahyudi,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here