Menteri Desa PDTT Janjikan Tambah Modal Miliaran Bumdes di Trenggalek

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Rencananya Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, akan segera meluncurkan tambahan modal bagi Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) bagi yang terbilang bagus dan baik dalam pengelolaannya sebesar Rp 1,5 Miliar.

Eko Putro Sandjojo, Menteri Desa dan PDTT menyampaikan hal ini saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur menemani rombongan Presiden RI , H Joko Widodo, Jum’at, (4/1).

Menteri Eko Putro Sandjojo, menyampaikan akan menambah modal anggaran Bumdes bagi yang pengelolaannya bagus serta bisa mengelola laba tiap tahun bisa mencapai 25 Juta sampai 50 Juta.

“Itu dengan syarat yang sudah kita tentukan dan tidak ada rekayasa,”ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga menuturkan dalam kunjungannya di Trenggalek menemukan tiga desa yang pengelolaan Bumdes bisa mendapatkan laba tiap Tahun 25 Juta sampai 50 Juta.

“Di Kabupaten Trenggalek yaitu Desa Sukorejo dan Desa Karanganyar keduanya di Kecamatan Gandusari, serta Desa Salamwates Kecamatan Dongko,”terangnya.

Dikatakannya, dalam pengelolaan Bumdes Desa Karanganyar Kecamatan Gandusari , telah mampu menangani berbagai program usaha, seperti simpan pinjam, pengembangan wisata Desa Karanganyar, pasar desa, anyaman bambu, dan kesenian.

“Seperti Desa Karanganyar itu patut dicontoh dan diapresiasi,”tandasnya.
Dia berpesan kepada Bupati Emil Dardak agar memprioritaskan pembangunan pada tiga desa yang mampu mengelola dan memanagemen Bumdes nya dengan baik.

“Mohon saudara bupati dan wakil bupati agar lebih memperhatikan tiga desa yang sudah memberikan teladan baik ini,” tegasnya.

Sementara penambahan anggaran Bumdes hingga mencapai miliaran rupiah itu, Eko Sanjoyo untuk memajukan aktifitas Ekonomi masyarakat, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa setempat , serta peningkatan keuangan desa.

“Jika ini ditambah kita akan optimis target kemajuan baik dari segi perekonomian maupun bidang yang lain tentu akan nampak kemajuannya,” pungkasnya. (ndik/ham)