Ajak Masyarakat Awasi Pemilu, Bawaslu Kendal Bagikan 2.668 Bahan Sosialisasi Pengawasan

KENDAL, KANALINDONESIA.COM:  Bawaslu Kendal distribusikan bahan sosialisasi pengawasan sebanyak 2.668 buah yang dilakukan secara serentak, hari ini (6/1).

Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Antar Lembaga dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kendal, Wahidin Said, mengatakan kegiatan ini untuk mensosialisasikan perlunya peran aktif masyarakat dalam pengawasan Pemilu.

Lebih lanjut Wahidin menjelaskan, bahan sosialisasi pengawasan terdiri dari
dari spanduk, poster, leaflet dan sticker. Isinya beragam, dari ajakan agar masyarakar melapor ketika menemukan pelanggaran hingga himbauan untuk menolak politik uang.

Kegiatan dimeriahkan dengan pagelaran kesenian singo barong di alun-alun Kendal mulai pukul 06.00 Wib. Di sela-sela pertunjukan barongan ini, tim Bawaslu Kendal bersama jajaran Panwaslu Kecamatan setempat membagi-bagikan bahan sosialisasi pengawasan Pemilu kepada warga yang hadir.

Menurut Firman T Sudibyo, anggota Bawaslu Kendal yang menggagas sosialisasi pengawasan melalui gelar kesenian ini, pertunjukan singo barong sebagai simbol kesenian asli Kendal menandakan bahwa Bawaslu bersama masyarakat bersinergi dalam melakukan pengawasan.

“Jajaran kami di tingkat kecamatan secara serentak juga menyampaikan bahan sosialisasi di wilayahnya masing-masing. Pendekatan melalui medium kesenian dan kebudayaan ini untuk menggerakkan kesadaran masyarakat terhadap misi Bawaslu mewujudkan Pemilu yang bersih dan berintegritas,” terang Firman.

Dari pantuan di alun-alun Kendal yang tiap Minggu pagi menjadi ajang berkumpulnya warga, giat sosialisasi pengawasan Bawaslu Kendal yang menghadirkan singo barong dikerumuni warga yang datang ke lokasi.

Sementara, di Pasar Kangkung personil Panwaslu Kecamatan Kangkung bersama Panwaslu Desa membentangkan spanduk dan poster sosialisasi pengawasan berkeliling di jalan depan pasar. Dari pasar kangkung kemudian tim bergerak menuju lapangan Desa Kangkung yang sedang digelar pertunjukan barongan.

Odilia Amy Wardayani, Ketua Bawaslu Kendal menegaskan bahwa peran masyarakat dalam proses pengawasan sangat penting. Hal ini, katanya, sesuai dengan motto Bawaslu “Bersama rakyat awasi Pemilu, Bersama Bawaslu tegakkan keadilan Pemilu”.

“Kami sudah mensosialisasikan pengawasan partisipatif ke beragam stakeholder. Giat yang kami lakukan secara serentak ini untuk menjangkau khalayak yang lebih luas,” pungkasnya.