Proyek Bendungan Tugu Ditarget 2021 Selesai

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Pemerintah Kabupaten Trenggalek Jawa Timur menargetkan pembangunan dan penyelesaian Bendungan Tugu di Kabupaten Trenggalek, akan rampung secara keseluruhan pada tahun, 2021.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono sebagaimana keterangan tertulis yang diterima di Kabupaten Trenggalek Jawa Timur.

Dikarenakan lambatnya proses pembebasan lahan dan pergerakan tanah yang memicu longsor di sejumlah titik lokasi proyek yang menjadi alasan utama pengerjaan molornya proyek yang bernilai miliaran rupiah.

Akibatnya, saat ini proses pembangunannya masih sekitar 35 persen dari perencanaan. Karena pelaksanaan pembebasan lahan yang sedikit susah itu jauh-jauh hari kami sudah memprediksi proses pembangunannya akan molor dari estimasi sebelumnya, yaitu 2017.

“Dengan kondisi seperti itu, dimungkinkan pembangunannya akan selesai kurun waktu 2020 hingga 2021,” katanya.

Kendati demikian, pemerintah akan terus berusaha dan berkomitmen untuk menyingkat waktu pengerjaan megaproyek tersebut, agar waktu penyelesaiannya tidak terjadi rentang waktu yang lama dengan pembangunan Bendungan Bendo di wilayah Kabupaten Ponorogo, yang saat ini pembangunannya sudah mencapai 75 persen.

“Semoga saja proses pembangunannya cepat selesai, sehingga manfaatnya dapat secepatnya dirasakan masyarakat Trenggalek dan sekitarnya,” katanya.

Dengan molornya waktu pelaksanaan tersebut, membuat anggaran pembangunan bendungan Tugu melonjak lebih dari Rp1 triliun. Jumlah tersebut dua kali lipat dari rencana awal yang hanya berkisar di angka Rp500 miliar.

Selain itu, diharapkan dengan selesainya proyek di perbatasan antara Kabupaten Trenggalek dengan Ponorogo tersebut akan mampu mengurangi 50 persen potensi banjir di wilayah Trenggalek kota. Selain itu juga mampu mengairi puluhan ribu hektare area persawahan di wilayah Trenggalek dan Tulungagung.

Sedangkan proses pembangunan Bendungan Tugu telah dilakukan selama hampir lima tahun terakhir sejak era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Sedangkan pada awal masa pemerintahannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sempat melakukan peninjauan langsung dan menargetkan proyek tersebut akan selesai pada tahun 2017.(ndik/ham)

WELAS ARSO