Najmul Letakkan Batu Pertama Untuk Bangun 111 Rumah RIKA

Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar tengah mengambil batu untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah RIKA, di dusun Gol, desa Medana, kecamatan Tanjung, Jumat (11/1/2018).

TANJUNG, KANALINDONESIA.COM: Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan 111 rumah instan kayu (RIKA) di dusun gol, desa Medana, kecamatan Tanjung. Hal ini diakuinya sebagai bentuk untuk mempercepat proses rehab rekon rumah warga pasca gempa.

Turut hadir Camat Tanjung Samsudin M.Pd, Faslitator Kementerian PUPR, Perwakilan BPBD KLU, Pendamping Pokmas dan Kepala Desa Medana serta masyarakat penerima bantuan stimulan.

“Saya berharap REKOMPAK dan pendamping desa dapat terus bersinergi untuk membantu masyarakat dalam proses percepatan rehab rekon ini,” ungkap Najmul saat memberikan sambutan, Jumat (11/1/2019).

Dalam sambutannya, Najmul menjelaskan bahwa pelatakan batu pertama ini tidak hanya untuk mempercepat proses rehab rekon saja. Melainkan untuk meyakinkan masyarakat, bahwa anggapannya terhadap REKOMPAK sebagai penghambat untuk membangun rumah itu salah.

Sebab kehadiran REKOMPAK ini adalah untuk melakukan hal sebaliknya, yakni mempermudah masyarakat agar segera membangun rumah yang di inginkan.

“Karena tidak ada pendamping dan fasilitator yang memaksa masyarakat memilih jenis bangunan tertentu, masyarakat bebas memilih rumah yang di inginkannya” tegasnya.

Najmul mengaku, sampai saat ini sudah sebanyak 23 ribu rekening sudah terisi uang dan sudah ditransfer langsung ke kelompok masyarakat (Pokmas). Karena itu dirinya berharap agar Pokmas yang sudah terisi rekeningnya agar segera melakukan pembangunan.

Bahkan Najmul mengajak seluruh masyarakat untuk kompak membantu REKOMPAK dan pendampingnya, supaya bisa memulai pembangunan agar masyarakat bisa cepat menempati rumah yang diinginkan.

“Mari kita kompak, masyarakat membantu REKOMPAK dan pendampingnya, Insya Allah rumah akan segera bisa kita bangun,” ajaknya.

Camat Tanjung Samsudin dalam sambutannya juga menyampaikan, bahwa peletakan batu pertama yang dilakukan di dusun Gol ini adalah untuk pembangunan rumah RIKA dan akan di integrasikan dengan Dusun Kopang juga.

Diakuknya, di Dusun Gol sudah terbentuk empat kelompok, sedangkan di Dusun Kopang ada tujuh kelompok, sehingga total bangunan yang akan dibangun berjumlah 111 unit. Sedangkan 29 kelompok lainnya di Dusun Nusantara, sudah memilih jenis rumah yang lain yakni, Rumah Instan Baja (RISBA), Rumah Instan Konvensional (RIKO) dan Rumah Instan Sehat Sederhana (RISHA).

“Di dusun Nusantara ada sebanyak 29 kelompok lain yang memilih untuk dibangunkan rumah jenis lain,” katanya.

Sementara itu Fasilitator Kementerian PUPR, Sitihun menjelaskan, sejak empat bulan terakhir bekerja sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, dalam hal ini REKOMPAK. Dirinya mengaku sudah berhasil mendampingi tiga dusun yakni Dusun Medana, Gol dan Kopang.

Selama empat bulan tersebut, pihkanya berhasil membentuk 29 Pokmas, yang terdiri dari 10 Pokmas di Dusun Medana, 9 Pokmas di Dusun Gol, dan 10 Pokmas di Dusun Kopang.

“Dari 10 Pokmas di Dusun Kopang, tujuh Pokmas sudah melakukan pencarian, hal ini karena antusiasme dan gotong royong masyarakat sangat tinggi,” pungkasnya. (Idam)