Pasien DBD Membludak, RSUD Jombang Kehabisan Kamar

pasien penderita DBD yang dirawat di RSUD Jombang

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM :Jumlah pasien penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jombang membludak. Bahkan, kapasitas ruangan yang tersedia saat ini, tidak cukup untuk menampung pasien DBD yang ada. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, hanya dalam empat hari di tahun 2019, jumlah pasien DBD sudah mencapai 411 orang.

Humas RSUD, Anita, mengakui  overloadnya pasien rawat inap penderita DBD tersebut,sedangkan pihak rumah sakit hanya memiliki tujuh ruangan rawat inap yang memiliki daya tampung tidak sebanding dengan membludaknya jumlah pasien DBD yang ada. namun pihaknya memastikan semua pasien tetap akan mendapatkan pelayanan yang baik.

“Kamar kita sudah penuh, mulai kamar satu sampai dengan kamar tujuh semua sudah full pasien. Sebelum masuk, kita menjelaskan kepada keluarga pasien kalau kamar penuh,” kata Anita.

Meski kondisinya sudah membludak, pihak rumah sakit mengakui tidak berani untuk menolak pasien yang datang. Padahal, setiap hari pasien anak yang mengalami DBD terus berdatangan.Namun demikian,  menjamin seluruh pasien tetap akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan berkualitas.

“Kami tidak berani menolak pasien karena itu tidak boleh, yang pasti semua pasien kita layani dengan semaksimal mungkin, pasien tetap akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik,” jelasnya saat ditemui di paviliun Seruni RSUD, Jumat (11/1/2019).

Salah satu orang tua pasien, Ely Istiaroh warga Desa Tapen, Kecamatan Kudu Kabupaten Jombang mengatakan, anak semata wayangnya yang bernama ARF (11), ini diduga positif DBD dan telah menjalani rawat inap selama 2 hari. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah penanganan medis yang baik terhadap anaknya.

“Anak saya kena demam berdarah, awalnya anak saya mengeluh kepalanya pusing lalu sering buang air besar, kemudian badannya panas, sudah 2 hari ini menjalani rawat inap di rumah sakit,” akunya.