Kabupaten Lamongan Raih Adipura Pertama Di Tahun 2019

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali mendapat anugerah tertinggi dalam bidang pengelolaan lingkungan hidup, yakni meraih Piala Adipura. Anugerah 2018 yang diserahkan di 2019 ini diterima langsung Bupati Fadeli dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya di Auditorium Dr Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, Senin (14/1/2019).

Ini berarti Adipura di era Bupati Fadeli belum pernah absen menjadi milik Lamongan. Bahkan secara berturut-turut, di tahun 2013 dan 2014, Kabupaten Lamongan meraih Adipura Kencana.

Selain Adipura, tahun ini ada tiga lembaga pendidikan yang meraih predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri. Sebuah apresiasi tertinggi bidang pengelolaan lingkungan hidup di level lembaga pendidikan.

Predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri berhasil ditoreh SMAN 2 Lamongan dibawah pimpinan Kepseknya Drs. H. MUKI, MAN Lamongan, dan SMPN 1 Lamongan. Sementara SDN 2 Tambakrigadung meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional.

Bupati Fadeli usai menerima penghargaan tersebut mengungkapkan rahasia konsistensi Lamongan. Menurut dia, itu terutama terjadi karena keguyuban masyarakat Lamongan dalam turut serta menjaga lingkungannya.

Lamongan menurut Fadeli memiliki keunggulan dalam pengelolaan sampah pemukiman melalui Program Lamongan Green and Clean (LGC).

Sebuah program yang dirancang untuk membudayakan kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya.

Karena LGC ini merupakan kompetisi pengelolaan lingkungan hidup antar kampung yang penilaiannya dilaksanakan sepanjang tahun.

“Piala Adipura ini Kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Lamongan. Untuk bapak-bapak dan ibu-ibu di kampung yang selama ini telah turut menjaga lingkungannya,“ ujar Fadeli.

Sejumah inovasi juga muncul dari Program LGC. Seperti Desa Sidorejo Kecamatan Lamongan yang menggunakan hasil pengelolaan Bank Sampah untuk membayar iuran premi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) warganya.

“Kami memang memiliki Program LGC yang memacu setiap kampung berlomba menata lingkungannya. Namun tanpa keguyuban warga, mustahil LGC bisa berjalan sukses dan Piala Adipura diraih setiap tahun. Untuk itu sekali lagi, Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,“ Tambahnya.

Jurnalis : Omdik / Ferry

Kabiro    : Ferry