Hari Santri Bukan Milik NU dan Santri Saja

Peringatan hari santri di Jombang beberapa hari lalu
KANALINDONESIA.COM : Dalam kalender nasional banyak di temui hari peringatan nasional oleh pemerintah republik indonesia. Dan yang fenomenal baru baru ini satu tahun diresmikan yakni hari santri nasional mendapat berbagai tanggapan oleh banyak masyarakat. Hari santri tersebut sebagai penghormatan atas perjuangan Kiai dan Santri dalam memperjuangkan kemerdekaan indonesia dalam resolusi jihad yang di cetuskan untuk mengusir penjajah di indonesia, Senin (24/10/2016).
Hari santri nasional di Jombang sendiri diperingati oleh puluhan ribu santri dan juga masyarakat yang mengucap ikrar santri dan juga pawai keliling dari jalan wahid hasyim menuju jalan Gus Dur, Sabtu (24/10) kemaren lusa. Hari santri nasional tidak hanya milik warga nahdliyin atau santri saja, akan tetapi milik bangsa indonesia dalam mengapresiasi perjuangan dalam mengusir penjajah. Dan hari ini sebagai bangsa yang merdeka seluruh elemen masyarakat berkewajiban dalam mengembang amanah kemerdekaan.
Menurut salah satu anggota Komisi C DPRD Jombang dari Partai Demokrat, Syarif Hidayatulloh menepis anggapan hari santri hanya milik satu golongan saja, melainkan milik seluruh elemen bangsa indonesia. Hari santri nasional ini sebagai apresiasi pemerintah kepada para pejuang kemerdekaan bangsa indonesia. Tidak hanya dimiliki oleh warga santri dan nahdliyin saja, akan tetapi peringatan HSN ini sebagai wujud apresisasi pejuang bangsa dalam meraih kemerdekaan dari penjajah.
Ia menandaskan hari santri tidak hanya milik warga nu saja, sebab makna kata santri tidak hanya khusus pada warga nu saja melainkan secara umum yakni, orang yang belajar agama islam. Apalagi sebelum ada NU sudah ada santri yang belajar tentang ilmu agama dan juga umum. 
Santri sendiri tidak membutuhkan penghormatan dari pemerintah atau siapapun, lantaran  santri dan kiai sejak dahulu berjuang hanya lillahi ta’ala  bukan ingin mendapatkan pujian. Peringatan tersebut memiliki makna  agar santri saat ini bisa meneladani para santri dan kiai dahulu yang berjuang buat NKRI. umtuk itu santri hari diharapkan bisa meneladani dengan menjunjung tinggi semnagat nasionalisme,” Pungkasnya. 

Baca:  Ekspor Jawa Timur Naik