Dua Pengedar Sabu di Mojokerto, Dibekuk Polisi

Caption foto : Barang bukti

Prasdana Hermawan (27) dan Samsul Hadi (49) warga Desa Gembongan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, yang merupakan pengedar narkoba jenis sabu-sabu (SS) dibekuk Unit Reskrim Polsek Sooko. Mereka diamankan beserta barang bukti berupa satu unit handphone, seperangkat alat hisab dan satu bendel plastik klip serta timbangan digital.

Kapolsek Sooko, AKP Purnomo menuturkan, kedua tersangka diamankan di lokasi berbeda.

“Satu tersangka atas nama Prasdana Hermawan diamankan di Jalan RA Basuni, Desa Japan, Kecamatan Sooko, sesaat setelah melakukan transaksi. Dari tersangka pertama, diamankan tersangka kedua,” ungkapnya.(25/10/2016)

Masih menurut Kapolsek, tersangka kedua atas nama Samsul Hadi diamankan di rumahnya di Desa Gembongan, Kecamatan Gedeg. Selain pengedar, keduanya merupakan pengguna karena petugas juga menemukan barang bukti berupa seperangkat alat hisap. Meskipun saat dilakukan penangkapan, tersangka sempat mengelak, keduanya tak berkutik setelah ditemukannya sejumlah barang bukti dari tangan tersangka.

Baca:  Pertengahan Mei 2017, 101 Tersangka Narkoba Diringkus Satresnarkoba Polres Jombang

“Namun mereka tak berkutik setelah petugas mengantongi satu paket sabu dalam saku celana Hermawan dan dua paket sabu di rumah Samsul Hadi. Per paket sabu kadang dijual Rp300 ribu, sesuai permintaan. Dari pemeriksaan sementara, barang haram tersebut didapat dari Surabaya. Setiap minggunya, tersangka membelinya dengan jumlah besar,” tegasnya.

Karena dirasa menguntungkan, keduanya berjualan sabu-sabu sebagai pemasukan. Kapolsek menambahkan, pihaknya masih melakukan pengembangan terkait dibekuknya dua pengedar sabu-sabu tersebut. Kedua tersangka sendiri, dijerat Pasal 112 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.(elo)