Dishub Mojokerto, Tangkap Jukir Abal-abal yang Pungut Tarif Diatas Ketentuan

Petugas gabungan saat melakukan penertiban jukir dan parkir liar. Salah satu pelanggaran parkir di ruas traffic light

Razia gabungan yang digelar oleh  Satpol PP, Dishub Kominfo, dan Sat Lantas Polres Kota Mojokerto. Hal ini dilakukan untuk menertibkan Juru Parkir (Jukir) liar di beberapa jalan protokol Kota Mojokerto. Petugas gabungan dari menggelar razia di jalan Empunala, jalan Residen Pamudji dan jalan Majapahit. Ketiga jalan protokol itu memang terkenal paling semrawut dengan adanya kendaraan yang parkir sembarangan.

Selain menemukan tiga jukir liar, polisi juga menilang 20 kendaraan roda dua dan empat yang melanggar rambu-rambu larangan parkir, sedikitnya ada 10 sepeda motor, lima truk dan lima mobil pribadi ditilang petugas. Bahkan beberapa mobil pribadi yang ditinggalkan pemiliknya digembosi oleh petugas.

Baca:  Hanya Dapatkan BB 1/4 Botol Mineral Jenis Cukrik

Kepala Dishub Kominfo Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo menuturkan, petugas mendapati tiga orang jukir liar di jalan Residen Pamudji dan jalan Majapahit. Ketiganya tidak terdaftar di data Dishub Kominfo. Penertiban jukir liar itu dilakukan menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat. Tak jarang, para jukir liar itu memungut tarif retribusi parkir lebih mahal dari ketentuan. Dimana tarif resmi retribusi parkir di Kota Onde-onde adalah Rp 500 untuk sepeda motor dan Rp 1.000 untuk mobil.

“Kita sikapi masukan dan keluhan masyarakat agar tidak terjadi pungli di lahan parkir yang dikeluhkan masyarakat. Para jukir yang tidak terdaftar kami beri surat peringatan,” ungkapnya.(26/10/2016)

Masih menurut Gaguk, saat ini Dishub Kominfo mempunyai 144 tenaga jukir yang disebar di 90 titik. Mereka menjadi ujung tombak untuk mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi parkir yang tahun ini ditargetkan Rp 3 miliar. Sebagai solusi bagi masyarakat, pihaknya menghimbau agar tak memberi uang ke jukir saat sudah membayar parkir berlangganan dan menempati lokasi parkir yang ditentukan.

Baca:  Belasan Pelajar Bolos Sekolah Dirazia, Satpol PP Temukan HP Berisi Koleksi Video Mesum

“Kepada jukir dihimbau agar tidak melakukan pungutan atau mayarakat yang sudah membayar parkir berlangganan agar tidak memberi ke jukir,” tagasnya.

Tak hanya soal parkir liar, razia juga menyasar lapak-lapak pedagang yang berada di trotoar dan bahu jalan. Petugas Satpol PP mengangkut sejumlah gerobak pedagang yang melanggar ketentuan tersebut.(elo)