Tiang Penyangga Kabel Listrik di Pamekasan Merenggut Nyawa

PAMEKASAN, KANALINDONESIA.COM: Nasip nahas telah menimpa keluarga besar Supri, Warga Dusun Mur Soksok, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Pada Kamis siang, 21 Februari 2019, tiang penyangga kabel bemuatan aliran listrik bertegangan tinggi yang terletak di belakang kamar mandi disebelah timur rumah Supri itu, telah merenggut nyawa Sittiyah (55) Ibu kandungnya.

Perirtiwa nahas itu, diperkirakan terjadi pada Kamis siang itu, sekira jam 11.00 wib, waktu setempat. Sittiyah meragang nyawa, lantaran tersengat aliran listrik yang mengaliri tiang besi penyangga kabel listrik ketika tidak sengaja ia pegang.

Peristiwa nahas yang merenggut nyawanya tersebut terjadi, pada saat dirinya (korban sittiyah) hendak mengantarkan cucunya (Putra Supri) untuk membeli pentol daging jajanan tukang pentol keliling.

Baca:  Abdul Halim : Pemkab Sumenep Harus Selesaikan Dermaga Gili Iyang Tahun ini

“Sontak seketika itu saya berteriak minta tolong kepada tetangga sekitar karena saya sendirian merasa tak mampu untuk menolong ibu kandung saya yang sudah tergeletak lemas tersengat aliran listrik dengan kedua tangannya masih memegang erat tiang besi penyangga kabel listrik itu,” kata Supri, Anak kandung korban yang melihat langsung peristiwa kejadian, Kamis (21/02/2019).

Melihat Sittiyah Ibu Kandunnya yang tergeletak lemas tersengat listrik dengan kondisi kedua tangannya yang masih memegang tiang besi penyangga kabel bermuatan aliran listrik itu, Supri sambil berteriak minta tolong kepada tetangga terdekat kemudian langsung memotong kabel listrik itu.

Terjadinya peristiwa nahas itu, juga dibenarkan oleh Kapolsek Pademawu, AKP Sudarisman. Menurut keterangan Supri saat dimintai keterangan oleh pihaknya menjelaskan, bahwa ketika Supri berhasil memutus kabel bernuatan aliran listik itu kemudian langsung mengangkat dan mengamankan Sittiyah Ibu kandungnya yang menjadi korban tersengat aliran listrik itu, dari lokasi yang semula telah peristiwa.

Baca:  Penerimaan Paket Lebaran, Di Pamekasan Meningkat 40%

“Usai diangkat dan diamankan pindah dari lokasi terjadinya peristiwa, korban kemudian langsung diupayakan di larikan k RSUD pamekasan untuk mendapatkan penanganan medis. Kendati demikian, ternyata keselamatan jiwa korban sudah tidak bisa tertolong lagi, ( MD ). Pungkas AKP Sudarisman, Kapolsek Pademawu.

Di Tempat Kejadian Peristwa (TKP) itu, pihak kepolisian Polsek Pademawu langsung melakukan pendataan dan mencatat beberapa keterangan sumber informasi dari sejumlah saksi-saksi.

Untuk kepentingan lebih lanjut, petugas keamanan Polsek Pademawu di TKP juga mengamankan barang bukti serta mendokumentasikan situasi dan kondisi di TKP paska terjadinya peristiwa.(IFA/NANG).