Saling Jaga Sikap, Cegah Situasi Politik Yang Memanas  Dengan Sholawat Badar

 

KANALINDONESIA.COM :Konstalasi politik yang memanas dengan berbagai isu dalam Pilgub DKI Jakarta begitu membius. Di tengah tengah isu SARA yang mengguncang tersebut tidak menguntungkan bagi kondisi persatuan bangsa. Antar kelompok saling menghujat sangat tidak baik bagi keberlangsungan sesama warga negara indonesia. Pasalnya di bebrapa daerah juga ikut terbius dengan situasi politik yang memanas, Kamis (27/10/2016).

Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Fadlulloh malik mengajak agar tidak terjadi konflik dan meredam situasi yang memanas dalam konstalasi politik tersebut. Seyogyanya masyarakat bisa mawas diri dan selalu berdoa juga membaca sholawat. Agar hubungan antar kelompok tersebut bisa mereda tidak saling mengujat. Hal itu berkaca pada pengalaman bangsa ini dalam sejarah 1960 an, bacaan sholawat badar yang disusun oleh Kiai Ali Mansyur dari Banyuwangi bisa meredam suasana ketegangan pada waktu itu.

Baca:  Kapolsek Buduran Ta'jiah Ke Cakades Sukorejo,Buduran,Sidoarjo

Saat kondisi bangsa indonesia yang memanas sebab antar kelompok saling menghujat dan sulit diredam salah satunya cara dengan memohon pertolongan kepada Tuhan yakni dengan cara memperbanyak baca sholawat. Salah satunya baca solawat badar atau solawat badriyah. Sebab bacaan tersebut memilki hikmah mendapat pertolongan allah, meredakan suasana memanas dan dimudahkan segala urusan,” Kata, KH Fadlulloh Malik.

Ia menambahkan catatan yang di tulis dalam buku Antologi NU, bacaan sholawat yang disusun oleh KH Ali Mansyur ini berupa permohonan kepada allah. Dan wasilah kepada rosul dan juga para shuhada perang badar. Permohonan pertolongan kepada  allah pada saat bangsa ini sedang dilanda kegundahan dan diguncang berbagai terpaan musibah konflik antar kelompok. Kami mengajak bangsa indonesia untuk memohon penyelesaiannya kepada allah dengan cara membaca sholawat badar.

Baca:  Jalannya Eksekusi Tahap II Lahan Tol di Jombang, Di Warnai Aksi Warga

Beberapa waktu yang lalu juga sudah di baca sholawat nariyah secara serentak. Alhamdulillah, di baca oleh keseluruhan santri dan juga nahdliyin. Dengan demikian mengahadapi situasi politik yang panas tersebut, mari kita menjaga ucapan dan kalimat agar tidak terjadi konflik antar kelompok, bisa juga dengan membaca sholawat badar bersama – sama,” Pungkasnya.