Warga Desa Bulak Gelar Tradisi Tingkep Tandur Massal

Tingkep Tandur Massal: Melalui merti desa ini sehingga kemakmuran bagi petani di Desa Bulak secara khusus dan wilayah Kecamatan Rowosari secara umum akan tetap diberikan Tuhan. 

KENDAL – KANALINDONESIA.COM

Pemerintah Desa Bulak, Kecamatan Rowosari, merupakan salah satu dari enam desa di Kabupaten Kendal yang mendapatkan program merti desa dari pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal.

Merti desa di desa yang dikenal dengan nama tingkep tandur massal. Kegiatan tingkep tandur massal tersebut digelar, Jumat (1/3) di jalan desa area pertanian desa dengan diikuti oleh ratusan warga petani desa tersebut.

Merti desa dihadiri anggota DPRD Zaenudin selaku, sekertaris Komisi D DPRD Kendal, pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal, Camat Rowosari dan Danramil Rowosari.

Sekertaris Komisi D DPRD Kendal Zaenuddin mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal yang telah melaksanakan program kerja merti desa dengan baik.

Ia juga mengapresiasi kepada Desa Bulak yang telah menerima kegiatan program merti desa ini dan melaksanakan dengan baik. Komisi D merupakan mitra kerja dari Disdikbud, sehingga kegiatan ini perlu mendapatkan monitoring.

“Program yang sudah dicanangkan melalui Anggaran Penetapan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kendal di tahun 2019 sudah berjalan dengan baik apa tidak, sesuai dengan ketentuannya,” ungkapnya.

Zaenuddin, mengungkapkan, program merti desa ini ada di RKPD dan KUAPPAS. program ini merupakan hasil serap aspirasi dari masyarakat. Salah satunya yang mendapatkannya adalah Desa Bulak, Kecamatan Rowosari.

Harapanya dengan program merti desa adalah, pertama untuk mendekatkan antara pemerintah daerah dengan masyarakat untuk mensuport kegiatan-kegiatan melestarikan tradisi tinggalan para ulama dan wali agar tradisi ini sebagai salah satu komponen penguatan pembentukan karakter masyarakat di Kabupaten Kendal secara kearifan lokal.

“Dengan ucap rasa syukur melalui merti desa ini lahan pertanian di desa ini senantiasa akan selalu diberikan kesuburan oleh Tuhan dan hasil pertanian pun melimpah sehingga membuat petani sejahtera,” jelasnya.

Sementara Kepala Desa Bulak, Zaenal Alimin, mengatakan, Desa Bulak merupakan satu dari enam desa yang mendapatkan program merti desa dari Disdikbud Kendal. Program tingkep tandur massal dapat dilakukan di tahun-tahun mendatang.

Karena merti desa ini selain sebagai bentuk kegiatan nguri-nguri budaya juga sebagai ungkap rasa syukur kepada Tuhan atas anugerah kesuburan lahan pertanian dan limpahan hasil-hasil pertanian.

“Saya berharap program merti desa ini tidak berhenti sampai di sini. Akan tetapi juga bisa dilakukan terus tiap tahunnya,” katanya. (eko)