Dewan Trenggalek Ingin Pemkab Ulangi Keberhasilan Gelas Mempesona Hati

H Samsul Anam Ketua DPRD Kab. Trenggalek

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: DPRD Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, menyampaikan dukungan kepada Pemkab Trenggalek dalam mengikuti lomba inovasi pembangunan daerah di tingkat provinsi.

Sebelumnya Kabupaten Trenggalek pada tahun yang lalu telah mendapat penghargaan dari inovasi di Bidang Kesehatan dengan inovasi Gelas Mempesona Hati hingga berimbas mendapatkan tambahan intensif daerah dari kementrian keuangan RI.

H samsul Anam, Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek mengatakan Gelas Mempesona Hati mampu membantu pelaksanaan program daerah khususnya pembiayaan yang kini stigmanya Trenggalek masih mengandalkan PAD nya.

“APBD kita terbatas jika dari sisi PAD, maka itu siiring degan lajunya pembangunan agar bisa terakomodir anggarannya, kita harus berinovasi agar ada tambahan dari pusat,”jelasnya, Jum’at,(1/3).

Dengan model pola seperti ini, masih keterangan Samsul, selain memang pola inovasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan manfaatnya bisa langsung dirasakan , tentu tidak dipungkiri penghargaan yang didapat berupa dana tambahan bisa membantu anggaran daerah.

“Iya kita butuh anggaran tambahan dari pusat agar percepatan pembangunan itu tercapai,”terangnya.

Belakangan, samsul melanjutkan, upaya yang dilakukan Pemkab sudah sangat luarbiasa, namun hal itu masih harus dipacu dengan penataan Sumber Daya Manusia (SDM) di kalangan Aparatus Sipil Negara (ASN) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Trenggalek itu sendiri.

“Itu kita harus benahi SDM agar nyambung dengan langkah kedepan,”lanjutnya.

Sementara itu   Plt. Bupati Trenggalek, H. Moch. Nur Arifin melakukan pemaparan inovasi yang tengah dilakukan di daerahnya di Kantor Bapeda Provinsi Jawa Timur, Jalan Pahlawan no. 102 Surabaya.

Presentasi yang dilakukannya, Kamis itu (28/2/2019) dalam rangka penilaian tahap 2 Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Kabupatan/ Kota tahun 2019.

Menurut pemimpin muda ini, kegiatan di Bapaeda Provinsi  Jatim ini terkait dengan lomba pembangunan daerah.

“Jadi kita dilombakan di Jawa Timur dan secara nasional nantinya dipilih Kabupaten/Kota yang punya terobosan inovasi pembangunan di daerahnya, sehingga saya melakukan pemaparan inovasi perencanaan di Bapeda Provinsi,”ungkapnya.

Pihaknya cukup berharap, karena pemenang akan mendapatkan dana tambahan insentif daerah.

“harapan kita seperti Gelas Mempesona Hati,”katanya.

Ditanya mengenai paparannya, Nur Arifin membeberkan, dirinya presentasikan  terkait pendekatan baru perencanaan.

“Kita mensinergikan dengan kegiatan pusat, kemudian pendekatan baru melibatkan anak muda dalam festival-festival, perempuan, kelompok rentan terus bagaimana caranya melandingkan program ke desa, nginep di desa sehingga kita bisa sinergi dengan masyarakat di bawah,” tandas Nur Arifin.(dik/ham)