Caleg Demokrat Trenggalek Undurkan Diri Alasan Jadi ASN

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, segera mengumumkan pengunduran diri salah satu calon legislatif dari Partai Demokrat, atas nama Fifi Ngainil Mufida karena alasan diterima sebagai ASN.

Fifi Ngainil Mufida adalah salah satu calon legislatif yang telah resmi tercatat di Daftar Calon Tetap (DCT) dan berangkat dari Daerah Pemilihan III meliputi Munjungan, Panggul dan Dongko.

Kini pihak KPU Kabupaten Trenggalek telah menyiapkan materi pengumuman yang akan disebar pada tiap-tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Yang bersangkutan akan kita umumkan di 1512 TPS yang akan menyelenggarakan pemungutan suara,”kata Suripto, Ketua Komisioner KPU Kabupaten Trenggalek.

Ditambahkannya, Fifi yang asal Desa Sikki Kecamatan Dongko ini pasca telah ditetapkan DCT oleh KPU setempat, mengikuti tes CPNS yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat dan walhasil dirinya lolos diterma sebagai ASN.

“Yang bersangkutan telah diterima sebagai ASN (aparatur sipil negara) dan telah mundur dari parpol pengusungnya yakni demokrat,”tandasnya.

Pihaknya telah melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan (caleg), juga ke parpol di mana dia terdaftar, atas nama Fifi Ngainil Mufida karena telah diterima sebagai ASN (aparatur sipil negara).

“Klarifikasi telah kita lakukan ,” katanya.

Dijelaskannya, suara nantinya bila ada yang tetap mencoblos nama Fifi Ngainil Mufida , maka suaranya akan menjadi hak partainya.

“Jika nanti telah diumumkan, tetapi apabila masih ada yang mencoblos nama itu maka akan menjadi hak partai demokrat,”tegasnya.

Kendati sudah terverifikasi, lanjut Suripto, pencoretan tidak bisa serta merta dilakukan, karena nama caleg tersebut telah masuk dalam DCT atau daftar caleg tetap yang telah ditetapkan KPU.

Prosedur pengunduran diri caleg Dapil IV nomor urut 3 itu selanjutnya, berdasar hasil koordinasi antara KPU dengan pihak parpol, serta hasil klarifikasi langsung dengan caleg bersangkutan, dilakukan dengan mengajukan pengunduran diri dari partai politik di mana caleg Fifi terdaftar.

“Pengunduran diri dari parpol ini yang selanjutnya akan menjadi landasan KPU untuk nantinya menganulir pencalonan Fifi dari kontestasi Pemilu 17 April,”pungkasnya.(ham)

WELAS ARSO