APK Capres Nomor Urut 01, Dibubuhi Tulisan PKI

APK capres nomor urut 01, yang dibubuhi orang jahil dengan tulisan PKI

JOMBANG,KANALINDONESIA.COM :Alat Peraga Kampanye (APK), milik pasangan capres 01, Jokowi-Ma’ruf Amin, yang berada di pertigaan Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Jombang, Jawa Timur, diduga menjadi sasaran tangan jahil.

Pasalnya, APK jenis baliho berukuran tinggi 3 meter dan lebar 2 meter ini, terdapat coretan bertuliskan PKI dari cat minyak berwarna merah di sisi pojok kanan bawah, tepat berada di tanda nomor urut paslon.

Tulisan tersebut diketahui oleh Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) Kecamatan Wonosalam hari Jumat 1 Maret 2019 sore hari.

Temuan pertama kali diketahui sesaat setelah Panitia Pengawas Desa (PPD) melakukan inventarisasi APK yang terpasang disejumlah tempat

Ketua Panwas Kecamatan Wonosalam, Suyanto mengatakan menurut laporan PPD kami kemarin telah ditemukan baliho milik pasangan 01 bertuliskan PKI dibawahnya. Dilihat sepintas tidak nampak, tetapi jika dilihat jarak dekat itu nampak.

“Menurut laporan dari PPD kami, kemarin (Jumat, 1/3/2019, red) itu ditemukan salah satu baliho Capres 01 bertuliskan PKI dibawahnya,” kata Suyanto kepada awak media, Sabtu (2/3/2019).

Menurut Suyanto, pihaknya sudah melakukan investigasi dan sudah dilaporkan ke Panwas Kabupaten. Bahkan, Panwaslucam langsung melakukan investigasi, guna menemukan pelaku, sekaligus untuk memastikan adanya kondisi APK yang serupa di sejumlah wilayah di Wonosalam.

“Hasil dari pengecekan ternyata hanya satu baliho yang dicoret bertuliskan PKI, sementara APK lainnya tidak ada,” ujar Suyanto.

Kini, hanya beberapa instansi yang mengetahui adanya APK yang dibubuhi tulisan PKI. Meskipun, hingga hari ini TKD dari capres nomor urut 01, belum melakukan komunikasi lebih lanjut mengenai sikap yang akan diambil.

“Koramil, kepolisian dan PAC PKB Wonosalam yang sudah menghubungi kami. Kalau TKD belum ada komunikasi,” terang Suyanto.

Menurut Suyanto keberadaan APK itu, sudah terpasang sejak hari Senin, 25 Februari 2019. Laporan masuk dari PPD hari Rabu, waktu itu belum ada tanda-tanda dicoret. Setiap dua minggu sekali PPD memberikan laporan.

Namun, pada hari Jumat, APK jenis baliho itu berubah dan ada yang menambahkan tulisan PKI ,di pojok yang ada bertuliskan kosong satu.

Perlu diketahui, sejauh ini APK jenis baliho itu masih terpasang tegak dilokasi awal, belum ada tanda-tanda bergeser atau ada tindakan dari pihak-pihak terkait, hanya ada bekas tulisan samar-samar bertuliskan PKI dan serpihan tisu ada bercak warna merah serta satu botol bekas bungkus air mineral. (BEN)