Todong Warga Gresik Dengan Senpi, Preman Kampung Ini Dilaporkan ke Polisi

pelaku dan bukti laporan ke Polres Gresik

GRESIK, KANALINDONESIA.COM: Dibakar api cemburu, lantaran mantan istrinya dekat dengan pria lain, Wan(35) warga Desa Talok, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto, preman kampung yang nyambi jadi paranormal ini nekad menodongkan senjata api jenis soft gun pada AR warga Desa Lebanisuko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik.

Pelaku sempat mengerahkan masa untuk mendatangi rumah calon mertua AR di Desa Talok, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojoketo. Dengan berteriak-teriak pelaku menyuruh AR untuk keluar dari rumah calon mertuanya tersebut.

Menurut saksi, Apriliani (29) yang juga calon istri AR mengatakan,”kejadianya itu kemarin mas, pada hari Selasa (26/02/2019) sekitar pukul 21.00 WIB, tidak tahu entah karena apa kok tiba-tiba dia(preman) menggeruduk rumah saya dengan mengajak teman-temanya sambil berteriak-teriak menyuruh calon suami saya keluar. Setelah dia bertemu calon suami saya langsung menodongkan pistolnya ke kepala calon suami saya, ya saya kaget bukan kepalang,”ujarnya di hadapan wartawan.

Apriliani menambahkan,” mas AR datang ke rumah saya itu hanya mau mengembalikan motor yang dipinjamnya, pada malam itu, dia(AR) hendak langsung balik ke Gresik, karena jaraknya yang jauh saya menyuruhnya untuk istirahat sejenak, di dalam rumah pun saya tidak sendiri, di rumah ada ibu dan anggota keluarga yang lain,”imbuhnya.

Sementara AR dengan peristiwa ini dirinya merasa terusik dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Mojokerto.

AIPTU Anief, Kanit SPKT Polres Mojokerto membenarkan atas terjadinya peristiwa ini.

“Benar, SPKT Polres Mojokerto sudah menerima laporan dari saudara AR sebagai korban yang dilakukan oleh saudara W, melalui Satreskrim dalam waktu dekat polisi akan segera memanggil pelaku untuk diminta pertanggungjawaban atas perbuatanya,”katanya saat menerima laporan.

Atas kasus ini polisi akan menjerat pelaku dengan pasal 335  ayat 1 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 1 tahun.(irwan)