Tertimbun Longsor, Jalur Tulungagung-Trenggalek Via Bendungan Terputus

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Jalan antar kabupaten yang menghubungkan Trenggalek dengan Tulungagung keduanya masuk Provinsi Jawa Timur, melalui Kecamatan Bendungan tertimbun tanah longsor. Akibatnya, akses jalan tersendat dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Djoko Rusianto,Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek,  mengungkapkan longsor yang memutus jalur angkutan Bus di tiga kabupaten yakni, Tulungagung, Trenggalek, dan Ponorogo diawali guyuran hujan lebat dengan durasi waktu hampir lima jam, Selasa, (2/3) pukul 11.

“ Hujan dengan intensitas tinggi dan durasi hampir lima  jam,”ungkapnya, Minggu, (3/3).

Akibatnya, masih dikatakan Djoko  tebing setinggi 15 meter tersebut berada di Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan, Trenggalek . Saat ini timbunan material tanah bercampur lumpur di jalur Lingkar Wilis masih menutup badan jalan, rencananya pagi ini akan dilakukan proses pembersihan.

“Tebing yang longsor ketingginya 15 meter dengan lebar 10 meter, untuk sementara mobil maupun Bus Damri Ponorogo-Trenggalek tidak bisa lewat, nunggu proses pembersihan,” katanya.

Dilanjutkannya, tanah longsor tersebut dipicu hujan deras yang terjadi selama 5 jam. Tingginya intensitas curah hujan membuat struktur tanah tebing menjadi labil hingga akhirnya longsor. Lokasi longsor di jalur antar kabupaten tersebut tidak hanya satu titik, namun untuk lokasi lain tidak sampai menutup total badan jalan.

“Kalau titiknya banyak, cuma yang besar ya satu ini, yang lain bisa dilewati tapi tetap harus dibersihkan jalannya,” lanjutnya.

Djoko Rusianto menjelaskan, Pemkab akan mengupayakan proses pembersihan material longsor secepatnya, mengingat jalur yang berada di kawasan pegunungan tersebut menjadi salah satu akses utama warga di sekitar Kecamatan Bendungan. Selain itu juga menjadi jalur penghubung antara Kabupaten Trenggalek dengan Tulungagung.

“Kami sudah meninjau lokasi kejadian, hanya saja tadi malam tidak mungkin untuk dibersihkan karena kondisi gelap dan rawan longsor susulan. Kami masih menunggu alat berat, hari ini kami targetkan bisa selesai pembersihan dan akses kedua arah lancar,” pungkasnya. (dik/ham)

WELAS ARSO