MADIUN, KANALINDONESIA.COM: Dengan ditetapkannya masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai tanggal 3 – 20 Juli 2021 oleh pemerintah, PT KAI Daop 7 Madiun mengalami penurunan jumlah penumpang sampai sekitar 90% jika dibandingkan dengan sebelum di berlakukannya PPKM Darurat.

Ixfan Hendriwintoko, Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun menuturkan, bahwa volume penumpang selama masa PPKM Darurat mulai tanggal 3 – 20 Juli 2021 secara keseluruhan dimasing-masing Stasiun layanan penumpang mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Penurunannya jika diakumulasi selama 18 hari tersebut sekitar 90%, dengan rincian untuk jumlah penumpang yang berangkat dan datang dari dan ke Daop 7 Madiun rata-rata perhari sekitar 1.060, sedangkan untuk jumlah penumpang, sebelum masa PPKM Darurat rata-rata perhari sekitar 11.614 penumpang.

“Penurunan jumlah penumpang selama masa PPKM Darurat tersebut merupakan hal yang wajar dimana PT KAI sangat – sangat disiplin dalam menerapkan aturan yang di intruksikan oleh pemerintah dalam hal ini Kementrian Perhubungan untuk mencegah penyebaran Corona Virus 2019 (Covid-19),” tutur Ixfan.

Ixfan menambahkan, selama masa pemberlakuan PPKM Darurat, PT KAI Daop 7 Madiun telah ikut mensukseskan program pemerintah untuk Herd Immunity (Meningkatkan Imun), dengan cara mengadakan pelayanan Vaksinasi Gratis bagi calon penumpang Kereta Api (KA) yang akan melakukan perjalanan.

“Ada sekitar 966 calon penumpang yang telah di vaksinasi mulai dari tanggal 3 – 20 Juli 202 berjalan aman, dan lancar. Kegiatan Vaksinasi tersebut terselenggara atas kerjasama antara PT KAI Daop 7 Madiun dengan Rumah Sakit Detasemen Kesehatan Tentara (DKT) kota Madiun, dan selanjutnya pelayanan Vaksinasi tersebut akan di perpanjang sampai dengan tanggal 31 Juli 2021, “tutup Ixfan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here