Kodim 0724 Boyolali, Tanam Jagung di Lahan 3 Hektare

BOYOLALI РKANALINDONESIA.COM: Dalam rangka mendukung program Pemerintah dibidang Ketahanan Pangan, Kodim 0724/Boyolali dengan menggandeng PT. Petrokimia Gresik menggelar tanam jagung dilahan 3,5 Hektare di dukuh Surodadi, Kelurahan Siswodipuran, Boyolali, Selasa (5/3).

Komandan Kodim 0724 Boyolali, Letkol Kav Herman Taryaman mengatakan TNI bersama PT. Petrokimia Gresik menggelar tanam jagung di lahan demplot Kodim 0724 seluas 3 Hektare.

“Giat penanaman jagung tersebut dalam rangka ikut menjaga Ketahanan Pangan Nasional, penanaman jagung tersebut sesuai arahan Presiden Jokowi dalam program penanaman 1 juta hektare jagung di Indonesia,”kata Herman Taryaman.

Lanjutnya, selama ini sudah kita manfaatkan, namun kali ini akan ditanami bervariasi tidak hanya jagung.

“Kemarin sudah kita tanami pepaya akan tetapi pada saat ini kita tanami jagung, karena tanaman jagung merupakan sasaran utama Ketahanan Pangan dan hasilnya nanti bisa dirasakan oleh para petani khususnya di wilayah Boyolali,”ungkapnya.

Sementara, Komisaris PT Petrokimia Gresik, Mahmud Nurwindu mengatakan pihaknya akan memberikan bantuan untuk pemanfaatan lahan tidak produktif,dari proses tanam sampai panen. Hal tersebut guna mendukung Ketahanan Pangan Nasional.

“Kabari saja kami kalau punya lahan yang tidak produktif,nanti kami fasilitasi lewat program CSR ( Corporate Social Responsibility ) kata Mahfud saat acara penanaman jagung,”tuturnya.

Mahfud menambahkan, bantuan berupa pupuk yang disalurkan melalui program CSR adalah pupuk non bersubsidi, sehingga para petani tidak perlu kawatir jika stok pupuk bersubsidi yang dialokasikan Pemerintah bakal berkurang.

“Pupuk bersubsidi harus sampai kepada petani yang masuk dalam RDKK ( Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok ) dengan harga,mutu dan jumlah yang sesuai serta tepat waktu,”imbunya.(mul)

WELAS ARSO