Serempetan Mobil, Seorang Siswa Dianiaya Hingga Babak Belur

PAMEKASAN, KANALINDONESIA.COM
Akibat menyerempet kendaraan orang lain pada saat salah masuk jalur jalan, seorang siswa menjadi korban penganiayaan hingga babak belur. Atas kejadian itu, siswa bernama Risqi itu terpaksa mendatangi SPK Polres Pamekasan untuk melaporkan kejadian yang menimpa dirinya.

Dengan diantar oleh kedua orang tuanya, Risqi dengan muka lebam disekitar mata mendatangi Polres Pamekasan. Siswa berumur 18 tahun itu melaporkan kejadian yang telah menimpa dirinya.

Menurut Risqi, pada saat dirinya mengendarai mobil pick up nopol L 9432 BV dari jalan jingga dan belok kekanan jalan niaga, tiba ditengah jalan seorang tukang parkir bahwa telah salah masuk jalan searah.

Namun ketika akan mutar balik, ada sebuah mobil minibus nopol W 1249 YQ di depan mobilnya. Karena kurang konsentrasi, risqi akhirnya menyerempet bagian belakang mobil tersebut.

“saya seketika itu langsung turun dari mobil dan menghampiri yang punya mobil sambil mengatakan permohonan maaf serta siap bertanggung jawab mengganti kerusakan mobilnya. Namun seketika itu pula dari mobil mini bus itu turun 2 orang menghapiri saya dan langsung menghajar saya,” Kata Risqi, Rabu, (06/03/2019).

Kejadian yang menimpa Risqi hingga melaporkannya ke Polres Pamekasan, dibenarkan oleh Kasubag Humas Polres Pamekasan, IPTU Nining Dyah Poespitosari. Pasalnya, pihaknya kini sudah memegang plat nomor kendaraan minibus itu dan masih melakukan pencarian.

“Memang benar sudah ada laporan masuk terkait itu. Untuk sementara kita sudah melakuan penyelidikan dan pelacakan plat nomor kendaraan Minibus itu. Sementara untuk Risqi, kita masih belum memintai keterangan karena dia masih menjalani ujian sekolah,” Terang Kasubag Humas Polres Pamekasan, IPTU Nining Dyah Poespitosari.

Kasus penganiayaan yang menimpa Risqi, kini tengah dalam penanganan pihak Polres Pamekasan. Sekalipun Risqi masih belum dimintai keterangan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, namun pihak Polres Pamekasan terus melakukan penyelidikan dan pelacakan siapa pemilik mobil dan orang yang telah menganiayanya hingha babak belur. (IFA/NANG).