Membangun Daya Imajinasi, Gembara Adakan Pelatihan Membatik

SUMENEP, KANALINDONESIA.COM: Sebagai warisan luhur budaya bangsa Indonesia, batik kini sudah dikenal di seluruh penjuru dunia. Untuk melestarikan warisan budaya bangsa yang tak ternilai ini, perlu ditanamkan kecintaan pada seni budaya, khususnya dikalangan generasi muda.

Salah satunya adalah dengan memberikan pengenalan maupun pelatihan membatik bagi anak-anak. Mengikuti pelatihan membatik akan membangun daya imajinasi, koordinasi, keseimbangan dan motorik.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Mahasiswa Perbankan Syariah Instika (Gembara) Annuqayah melakukan pelatihan membatik dengan tema “Mencetak Kreatifitas Pemuda melalui budaya membatik” yang di langsungkan di Kantor Desa Bataal-Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur Kamis, (07/03/2019).

Salah satu ketua pelaksana A. Rofiq Menuturkan, pelatihan ini di adakan karena batik merupakan warisan dari leluhur kita sebagai budaya dan keseniannya. Dalam kesempatan ini panitia hanya memberikan kuota 25 Peserta dengan usia 17 hingga 25 tahun.

” Alhamdulillah mas peminat batik dalam pelatihan ini cukup banyak, buktinya walaupun Kouta sudah mememuhi tapi peserta masih terus berdatangan untuk mengikuti pelatihan hingga saat ini peserta mencapai 30 orang ,” Ungkapnya, Kamis (07/03/2019).

Dalam acara pelatihan ini turut dihadirkan Eko Mardiamsyah selalu Ceo rumah batik Jawa Timur selaku pemateri.

Sementara itu Eko Mardiamsyah selalu Ceo rumah batik Jawa Timur berpesan dengan adanya pelatihan ini mampu mengedukasi para pembatik akan nilai-nilai intrinsik yang terkandung dalam batik tulis yang diproduksi.

” Kami harap pelatihan ini bisa berkontribusi meningkatkan daya saing pengrajin batik di daerah, memicu kreativitas peluang usaha bagi masyarakat lokal, dan akhirnya mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang berdampak memakmurkan masyarakat daerah,” Harapanya.

Disisi lain salah satu peserta Lailatul Fajriati (20) mengaku senang, ternyata tidak sulit membuat motif batik. Yang terpenting adalah telaten dan mau mengikuti instruksi sesuai yang diajarkan.

’’ Senang sekali lah mas, dan cara membatik itu cukup gampang dan sekali gores saja, nggak perlu diulang-ulang,” Ujarnya. (Ziad)