Empati Banjir, Ketua Komisi III DPRD Trenggalek Dirikan Posko Bencana

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Prihatin kondisi warganya yang terkena bencana banjir, Hari langgeng Wiyono, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur berinisiatif sendiri membuka posko bencana di rumahnya jalan dr Sudomo Kelurahan Ngantru Kecamatan/Kabupaten Trenggalek.

Politisi yang pernah menjabat Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek tahun 2013 yang lalu itu menyulap rumahnya yang luas untuk menyiapkan ribuan nasi bungkus berikut mie instan yang dibagikan kepada konstituennya yang terkena banjir.

Hari langgeng Wiyono yang berangkat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) daerah pemilihan 1 (Trenggalek-Pogalan Durenan) mengatakan dirinya berjuang untuk rakyat sudah menjadi panggilan jiwanya.

“Jiwa kami untuk rakyat , jadi empati kepada warga yang terkena musibah tidak saja dilakukan kali ini saja,”tuturnya, Kamis,(7/3).

Dikatakannya sejak Trenggalek sering tertimpa musibah dia dan keluarga besarnya selalu melakukan inisiatif sendiri untuk sedapatnya meringankan kesusahan warga.

“Mulai baju, sembako, air bersih , bahkan tenaga kesehatan,”katanya.

Tekad yang dilakukan politisi dengan latar belakang keluarga profesi pengusaha dan dokter ini akan terus mengabdikan dirinya bagi masyarakat utamnya yang sedang kesusahan.

“Warga yang membutuhkan sering kita bantu agar ringan bebannya,”ungkapnya sembari ikut membungkusi bingkisan yang akan diberikan korban banjir.

Di institusinya, Hari Langgeng berjanji akan secepatnya merapatkan kondisi pasca bencana banjir dan akan melakukan langkah kongkret agar banjir tidak terulang kembali.

“Kajiannya sudah dan telah kita lakukan dan dukung program normalisasi kali, tetapi kejadian ini adalah pelajaran berharga kita, kesalahannya di mana,”tandasnya.

Secara khusus hasil dari Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan telah dilakukannya , namun Hari langgeng mengaku akan mengevaluasi bersama kembali apakah sudah menyinggung persoalan antisipasi banjir apa belum.

“Kita akan evaluasi lagi hasil musren agar nanti nyambung dengan kondisi akan bencana yang dialami seperti kali ini,”tegasnya.

Sementara, Hari Langgeng didampingi istrinya Novana Puspitasari (35), yang kini maju bertarung sebagai calon anggota legislatif  di dapil VII DPRD Provinsi Jatim (Trenggalek-Ponorogo-Ngawi-magetan dan Pacitan) ikut pula membagikan nasi bungkus dan mie instan di wilayah Desa Ngadirenggo yang paling terdampak banjir.

“Kita bantu warga di sini dengan semampu kita mudah-mudahan derita mereka segera berlalu,”ucap Nova panggilan caleg perempuan yang punya banyak usaha ini.

Novana berharap , agar ibu-ibu korban bencana segera punya semangat agar kembali beraktifitas seperti sedia kala.

“Mari ibu-ibu yang semangat ya jangan bersedih, banyak yang terkena musibah juga kok,”harpanya. (ham)

WELAS ARSO