KPU Jombang Terima 1.021.854 Lembar, Surat Suara untuk Pilpres

Petugas KPU dan Bawaslu saat menunjukkan surat suara untuk pilpres

JOMBANG,KANALINDONESIA.COM :Sedikitnya ada 2.044 kardus atau sebanyak 1.021.854 lembar surat suara pemilu presiden dan wakil presiden tiba di KPU Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Sabtu (9/3) siang.

Surat suara tersebut, dikirim menggunakan menggunakan kendaraan truk kontainer yang dikawal ketat petugas kepolisian. Sesampainya di Kabupaten Jombang, surat suara tersebut dibawa menuju gudang logistik KPU Kabupaten Jombang.

Kasubag Keuangan Umum dan Logistik KPU Kabupaten Jombang Heri Subagyo mengatakan sampai di Jombang Tanggal 9 Maret 2019 ,pukul 12 .18 WIB. Untuk surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden berjumlah 1.021.854 lembar surat suara atau terdiri dari 2.044 kardus

“Hari ini, yang datang adalah surat pemilihan suara pilpres sejumlah 2.044 kardus atau sebanyak 1.021.854 lembar kemudian surat suara pemilu DPRD Provinsi Jawa Timur sebanyak  511 dus atau 461. 854 lembar, untuk suara pilpres semua sudah tercukupi, dan untuk DPRD provinsi, sudah tercukupi,” ujar Heri pada sejumlah jurnalis.

Meski demikian, lanjut Heri, untuk stog logistic surat suara yang akan digunakan pada pemilu nanti, masih ada kekurangan. Yakni, untuk surat suara DPR RI dan surat suara DPD.

“Kita yang kurang ini untuk surat suara DPR RI dan surat suara DPD, sedangkan untuk surat suara DPRD sudah kita laksanakan sortir dan hampir selesai. Dan target kita untuk pelipatan surat suara adalah tanggal 30 Maret, dan saya rasa waktu itu masih mencukupi, tadi dijanjikan oleh pihak perusahaan pencetak bahwa maksimal tanggal 15 Maret surat suara sudah tercukupi,” pungkasnya.

Sementara itu, menurut penjelasan anggota Bawaslu Kabupaten Jombang, David Budianto, menuturkan bahwa pihak Bawaslu akan bertugas mengawasi kedatangan surat suara termasuk mengawasi ketepatan jumlah surat suara yang dicetak termasuk surat suara yang rusak.

“Kemarin kita menemukan beberapa surat suara yang rusak namun jumlahnya tidak banyak, untuk hasil pengawasan kami, surat suara yang sudah masuk adalah DPRD Jombang dapil  1 sampai dapil 6, lalu DPRD Provinsi dan Pilpres, tapi kita masih kurang DPR RI dan DPD,” kata David.

Disinggung tentang  keterlambatan pengiriman surat suara David mengatakan pihaknya mendesak pihak perusahaan pencetak, agar mempercepat proses pencetakan surat suara yang akan digunakan untuk Pemilu 2019.

“Penjelasan dari pihak percetakan bahwa kontraknya per tanggal 17 Maret, jadi mereka merasa belum terlambat, tapi harapan kami mendesak kepada percetakan agar disegerakan karena sortir dan pelipatan surat suara juga membutuhkan waktu, ” tukas David. (BEN)